SuarIndonesia– Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Jahrian, SE, meminta pemerintah daerah bergerak cepat memperbaiki fasilitas publik yang terbengkalai.
Fokus utama diarahkan pada pembenahan puskesmas dan pengaktifan aset daerah demi pelayanan masyarakat yang lebih baik.
”Fasilitas seperti puskesmas di beberapa daerah masih perlu perhatian serius. Masih ada yang belum mendapatkan perbaikan maupun pembangunan yang memadai.” Ini harus jadi prioritas,” tegas Jahrian di Banjarmasin, Rabu (25/3/2026).
Selain layanan kesehatan, ia menyoroti banyaknya gedung dan aset pemerintah yang mangkrak, seperti di kawasan Bina Benua.
Menurutnya, daripada terbengkalai, aset tersebut lebih baik dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat atau dikelola secara produktif agar hasilnya kembali ke rakyat melalui pendapatan daerah.
Jahrian juga mengusulkan legalisasi galian C sebagai langkah untuk menertibkan aktivitas tambang ilegal yang selama ini merugikan daerah.
Dengan legalisasi dan pengawasan ketat, potensi pendapatan yang hilang bisa dialihkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Kalsel.
”Kita harus terus memperjuangkan hak daerah ke pemerintah pusat. Tujuannya satu, agar seluruh potensi yang ada memberikan hasil terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















