SANKSI Minyak Rusia Dicabut AS, Thailand Siap Negosiasi

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran terjadi di sebuah kapal kargo Thailand setelah dihantam di Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026). (Xinhua)

Kebakaran terjadi di sebuah kapal kargo Thailand setelah dihantam di Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026). (Xinhua)

SuarIndonesia — Wakil Perdana Menteri Thailand, Phipat Ratchakiprakarn mengatakan Thailand siap memulai negosiasi dengan Rusia terkait pasokan minyak, pasca pencabutan sanksi minyak Moskow oleh Amerika Serikat.

“Ada kabar baik: dari pernyataan Amerika Serikat diketahui bahwa AS telah menghentikan boikot terhadap ekspor minyak Rusia, sehingga Thailand akan menjadi salah satu negara yang kini mulai bernegosiasi dengan Rusia untuk pembelian minyak mentah,” kata Ratchakiprakarn kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Negosiasi tersebut, lanjutnya, akan diprakarsai oleh Kementerian Energi Thailand.

Ratchakiprakarn mengatakan bahwa saat ini Thailand memiliki cadangan minyak mentah yang cukup untuk 98 hari proses pengolahan minyak.

Ia menambahkan bahwa krisis di Timur Tengah mengancam pasokan minyak dari Teluk Persia, yang biasanya mencakup sekitar 50 persen dari impor Thailand. Sementara 50 persen sisanya berasal dari sumber alternatif.

Baca Juga :   IRAN Serang Kilang Minyak dan Tangki Bahan Bakar Israel

Ratchakiprakarn juga menyatakan bahwa dirinya, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, serta para anggota kabinet tengah melakukan segala upaya untuk mencari sumber pasokan minyak alternatif.

Mulai 17 Maret, harga bensin di Thailand akan naik secara bertahap setelah subsidi selama 15 hari untuk diesel dan sebagian bensin dari dana minyak nasional berakhir, kata Ratchakiprakarn. Penyesuaian harga akan dilakukan setiap minggu, tambahnya. (*/ut)

*) Sumber: sputnik/ria novosti/antaranews

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TRUMP ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran
22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:07

PRESIDEN PRABOWO Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00

JEMAAH HAJI Diingatkan soal Larangan Bawa Air Zamzam dalam Koper

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:54

SATGAS HAJI Tangani 59 Kasus Terkait Pelaksanaan Haji 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:49

DIPERLEBAR Jembatan Cambai di Jalan Mistar Cokrokusumo Banjarbaru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:47

OKNUM POLISI 2 Kali Positif Narkoba, Menghilang saat Mau Sidang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:37

POLRESTA BANJARMASIN Ungkap 40 Kasus Narkotika dengan 53 Tersangka

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:10

14 SPESIES MANGROVE Ditemukan di Kawasan PBPH Kotabaru

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:55

PILKADA DIUSUL Digelar Asimetris Mengacu Karakteristik Daerah

Berita Terbaru

Mensesneg Prasetyo Hadi (tengah), Seskab Teddy Indra Wijaya (kiri) dan Kepala Bakom Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/6/2026). (Foto: Antara/Genta T Mawangi)

Headline

PRESIDEN PRABOWO Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:07

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca