MBG Terbukti Tingkatkan Konsentrasi Anak

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 19:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswa menyantap paket makanan bergizi gratis di SMP Negeri 2 Berastagi, Karo, Sumatera Utara, Rabu (16/7/2025). Badan Gizi Nasional (BGN) bersama yayasan Agro Citra Simalem Lestari meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyasar 3.400 siswa dari 7 sekolah di kawasan Kota Berastagi untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar di daerah tersebut. (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Sejumlah siswa menyantap paket makanan bergizi gratis di SMP Negeri 2 Berastagi, Karo, Sumatera Utara, Rabu (16/7/2025). Badan Gizi Nasional (BGN) bersama yayasan Agro Citra Simalem Lestari meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyasar 3.400 siswa dari 7 sekolah di kawasan Kota Berastagi untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar di daerah tersebut. (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

SuarIndonesia — Badan Gizi Nasional menyebut bahwa program makan bergizi gratis (MBG) terbukti mampu meningkatkan konsentrasi pada anak, yang diukur melalui metode memori sesaat (short term memory).

Hal ini diharapkan ikut mendorong motivasi belajar anak secara berkelanjutan.

“Hasil penelitian di Aceh menunjukkan bahwa siswa yang mendapat Makan Bergizi Gratis terjadi peningkatan konsentrasi. Hal ini tentu saja menggembirakan, karena akan mendukung pada capaian pendidikan yang lebih baik dan meningkatkan motivasi anak untuk terus belajar,” kata Dewan Pakar Badan Gizi Nasional (BGN) Ikeu Tanziha, di Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Studi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga menampilkan hasil senada. Program MBG meningkatkan fokus belajar dan kemampuan kognitif siswa di kota‑kota, seperti Bogor dan Papua, khususnya bagi siswa yang sebelumnya tidak sarapan.

Studi di SMK Negeri 6 Medan menunjukkan bahwa MBG secara signifikan meningkatkan motivasi kehadiran dan konsentrasi belajar siswa.

Ikeu menjelaskan konsentrasi erat kaitannya dengan perhatian dan proses identifikasi objek. Konsentrasi merupakan salah satu fungsi kognitif pada otak manusia sehingga berkaitan dengan perkembangan otak anak dalam periode emas.

Menurut Ikeu, kemampuan konsentrasi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti motivasi untuk belajar, asupan nutrisi yang masuk ke tubuh, keadaan psikologis, dan keadaan fisiologis seperti kualitas tidur, suara, pencahayaan, temperatur, serta desain belajar.

Jika terdapat gangguan terhadap memori jangka pendek pada anak, akan berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam menyimpan suatu informasi dalam jangka waktu singkat, yang dapat membuat kapasitas dalam proses memori semakin kecil.

Baca Juga :   WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026

“Ada berbagai faktor yang mempengaruhi konsentrasi di antaranya lingkungan belajar, kondisi psikologis siswa, motivasi, dan tentu saja asupan gizi. Nah, asupan gizi seperti protein, zat besi dan omega 3 dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsi otak serta memori,” kata Ikeu, seperti dilansir dari ANTARANews.

Program MBG, kata dia, dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, baik untuk pertumbuhan fisik, perkembangan, maupun juga peningkatan kecerdasan.

Tantangannya kemudian adalah lingkungan perilaku konsumsi anak yang kurang sehat dan ketersediaan pangan yang kurang mendukung perilaku konsumsi sehat.

“Oleh karena itu, mari kita kuatkan peran kita dalam mendukung lebih berhasilnya program makan bergizi gratis. Kami percaya bahwa program ini banyak membawa manfaat besar bagi generasi mendatang dan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Ikeu.(*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
PRAPERADILAN Febrie Ditolak
KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut
TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar
KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun
DIBONGKAR Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal ke Hong Kong
27.485 SPPG Diaudit dan 463 Dapur MBG Dibekukan Sementara
DIBANTU Pendanaan Pribadi H. Isam Penanganan Karhutla di Kalsel 100 Unit Pompa Air dan Dana Operasional 7,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca