MASSA Diterima Masuk ke Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Enam Tuntutan Menolak “Pembajakan” Kedaulatan Rakyat

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang protes mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menyambangi Gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (15/1/2026) sore (SuarIndonesia/H<)

Gelombang protes mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menyambangi Gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (15/1/2026) sore (SuarIndonesia/H<)

SuarIndonesia– Gelombang protes mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menyambangi Gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (15/1/2026) sore.

Mereka menolak keras wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD yang dinilai sebagai bentuk kemunduran demokrasi.

Massa aksi baru diterima masuk ke ruang rapat paripurna sekitar pukul 17.25 WITA oleh anggota DPRD Kalsel, Rosehan Noor Bahri.

Dalam orasi dan dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan utama, dengan poin krusial menolak “pembajakan” kedaulatan rakyat.

“Wacana Pilkada melalui DPRD adalah bentuk pembajakan kedaulatan rakyat. Demokrasi tidak boleh ditarik mundur ke masa lalu,” tegas salah satu orator di hadapan anggota dewan.

Ketegangan sempat mewarnai aksi akibat ketidakhadiran Ketua DPRD Kalsel, Supian HK. Presiden Mahasiswa STIH Sultan Adam Banjarmasin, Rizki, menyayangkan tidak ada pimpinan dewan yang memicu gesekan antara massa dengan aparat pengamanan di lapangan.

Baca Juga :   SEMPAT TERKENDALA IZIN, Proyek Pasar Terapung Kalsel di TMII Targetkan Rampung Februari

Selain isu Pilkada, mahasiswa juga membawa beberapa poin tuntutan lain, di antaranya:

Penyetopan tindakan represif aparat terhadap aktivis. Pembebasan pejuang demokrasi tanpa syarat. Penolakan status Taman Nasional Pegunungan Meratus.

Sementara itu tanggapan anggota DPRD Kalsel Rosehan Noor Bahri menyatakan apresiasinya terhadap peran aktif mahasiswa dalam mengawal kebijakan pemerintah.  Namun, ia mengimbau agar penyampaian pendapat tetap dilakukan dengan cara yang santun.

Meski sempat ada penolakan berdialog dengan Rosehan karena dianggap bukan representasi unsur pimpinan, massa akhirnya sepakat melakukan audiensi yang berakhir kondusif dan massa membubarkan diri pukul 18.00 WITA sesuai batas waktu yang disepakati. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Rabu, 8 April 2026 - 23:22

KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 19:58

BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca