MASJIDIL Haram dan Masjid Nabawi Diawasi Lebih Ketat Setelah Corona Masuk Saudi

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2020 - 12:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjidil Haram di kota Mekkah. (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

SuarIndonesia – Dua Masjid Suci umat Islam di Arab Saudi, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi kini diawasi lebih ketat, usai pemerintah setempat mengonfirmasi seorang warganya positif terjangkit virus corona (covid-19) pada Senin (2/3).

Dilansir Arab News, Senin (2/3), para petugas kesehatan dikirimkan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Mekkah dan Madinah untuk menyemprotkan sejumlah cairan desinfektan mencegah penyebaran virus corona.

Inspeksi lapangan ini dipimpin langsung Kepala Imam Masjidil Haram, Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais. Ia mengatakan penting untuk mengintensifkan langkah-langkah anti-coronavirus dan meningkatkan koordinasi antara semua pihak yang peduli dengan keselamatan para pengunjung.

“Menyemprotkan cairan sterilisasi pada permukaan, lantai dan karpet, mendistribusikan alat sterilisasi di pintu masuk dan semua ruang salat, mensterilkan karpet. Juga meningkatkan jumlah waktu pencucian karpet utama, ” kata Mohammed bin Musleh Al-Jabri, yang merupakan wakil presiden untuk urusan teknis dan jasa Masjidil Haram.

Baca Juga :   REFLEKSI Hidupkan Kembali Perjuangan Pahlawan Bangsa, Menghadapi Tantangan Saat Ini

Kerajaan Arab Saudi sebelumnya juga telah menyetop visa umrah dan jemaah sedikitnya dari 23 negara yang berpotensi virus corona, termasuk di antaranya Indonesia. Wisatawan yang datang dikhawatirkan menimbulkan risiko sebagaimana ditentukan oleh lembaga kesehatan Kerajaan. Negara-negara yang dilarang termasuk Cina, Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Kazakhstan.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Arab Saudi teridentifikasi virus corona usai melakukan perjalanan kembali dari Iran melalui Bahrain.

Arab News, dalam laporannya mengutip Saudi Press Agency, Senin (2/3), menyebut pasien tersebut mulanya tidak mengungkapkan kepada otoritas Saudi bahwa mereka telah mengunjungi Iran setelah ke Bahrain. Iran diketahui pada Senin meningkatkan angka kematian virus corona menjadi 66 orang.(CNN/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah
KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:47

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca