SuarIndonesia – Jembatan unik yang menghubungkan Kelurahan Mantuil dan Pulau Boromo ternyata sering terjadi insiden kecelakaan kendaraan bermotor.
Tidak sedikit pengemudi roda dua jadi ‘tumbal’ curamnya turunan Jembatan dengan panjang membentang 100 meter di atas Sungai Martapura itu.
Terbaru salah satu pemotor mengalami kecelakaan saat melewati turunan curam jembatan pada Minggu (5/6/2022) lalu.
Curamnya turunan Jembatan yang memiliki ketinggian 15 meter itu, membuat ringsek bagian depan motor warga. Untungnya tidak sampai menelan korban jiwa.
“Sudah lebih sepuluh kali kejadian seperti ini,” ucap Amah, warga RT 6 di Pulau Bromo.
Amah mengaku mengetahui jumlah insiden kecelakaan lantaran lokasi rumahnya yang tepat berada di samping jembatan yang dibangun dengan model jembatan gantung itu.
Ia menceritakan, kondisi pengendara motor setelah jatuh tertabrak pagar pembatas jembatan itu mengalami luka di bagian dagu dan harus dirawat dengan beberapa jahitan.
Baca Juga :
DISERAHKAN Angkasa Pura I Bantuan Gazebo dan Jembatan Titian Pulau Curiak
Kondisi rawan tertabrak pagar pembatas oleh pengendara motor akibat curamnya turunan terlebih saat hujan. Sejumlah pengendara motor memilih turun dari motornya demi keamanan.
Gito, salah satu warga yang tinggal di samping Jembatan Bromo menceritakan hal serupa.
Rencananya, si lelaki tua yang jadi korban curamnya turunan Jembatan Boromo berniat mengunjungi keluarganya di Pulau Bromo.
Nahas, karena curamnya turunan Jembatan, pengereman tak sanggup membendung lajunya kecepatan motor, sehingga banyak yang menabrak pembatas jembatan.
“Tapi, itu bukan insiden pertama. Sudah banyak korbannya. Tidak hanya pengendara sepeda motor. Ada juga sepeda pancal. Sampai patah tiga sepedanya,” beber Gito.
“Sebelum kejadian petang kemarin, sepekan sebelumnya ada dua kali kejadian serupa. Rusak parah juga motornya. Kondisi depan motor pasti patah,” tambahnya.
Selain itu, ia membeberkan korban tidak hanya dari wisatawan tapi juga warga sekitar.
“Mungkin memang turunan Jembatan yang curam. Kami berharap, instansi terkait memantau kondisi jembatan ini. Lalu, memikirkan bagaimana caranya agar tidak terjadi lagi insiden serupa,” pungkasnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















