MADN Ajak Perangi Ujaran Kebencian, DAD Kalsel 2022-2027 Resmi Dilantik

- Penulis

Senin, 15 Agustus 2022 - 01:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sekjen Masyarakat Adat Dayak Nasional (MADN) Drs Yakobus Kumis MH mengajak semua masyarakat bergandengan untuk bersama-sama memerangi ujaran kebencian yang belakangan ini mulai muncul di negeri tercinta Indonesia termasuk bumi Kalimantan.

“Saya tekankan hal ini supaya warga Dayak menjadi terdepan dalam mempeloporoi persatuan dan kesatuan negeri ini, dan masyarakat Dayak berada harus memberikan teladan,’’ucap Sekjen Masyarakat Adat Dayak Nasional (MADN) Drs Yakobus Kumis MH yang disebut warga Dayak di lapangan Liangagang Banjarbaru, Sabtu (13/8/2022) siang.

Meski sebelum pelantikan diguyur hujan lebat tetapi tak menyurutkan warga Dayat yang datang berbagai wilayah Kalimantan Timur, Tengah, Barat, dan Utara tetap bersatu dalam mengikuti prosesi Pelantikan Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2022 – 2027.

Sekjen MADN pun berharap pada DAD Provinsi Kalsel yang baru dilantik agar DAD ini menjadi organisasi yang kuat. Untuk itu diperlukan persatuan dan kesatuan sinergisitas antara pengurus.

MADN Ajak Perangi Ujaran Kebencian, DAD Kalsel 2022-2027 Resmi Dilantik (2)

“Mari kita galang persatuan dan kesatuan mulai dari pengurus DAD, internal baik provinsi, DAD kabupaten/kota sampai kecamatan. Karena itu harus diperkuat dulu di Internal jangan mengurus konflik,”terangnya.

Kemudian yang kedua lanjutnya, keberhasilan apa pun semua itu yang menentukan adalah silaturrahmi, yaitu menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan seluruh instansi pemerintah baik Polri, TNI seluruh etnis suku, ormas dan tokoh agama semuanya harus dirangkul.

“Yang ketiga, bahwa DAD secara tegas tetap mengawal Pancasila, UUD 1945, ke Bhinekaan NKRI karena semua itu merupakan pegangan kita. Karena Pancasila adalah pemersatu bangsa yang harus tetap dipertahankan,” paparnya.

Dan yang keempat, adalah DAD ini harus ikut ambil bagian dalam menciptakan sumber daya manusia karena IKN mau pindah ke Kaltim. Jangan sampai masyarakat Dayak Kalimantan Selatan hanya jadi penonton.

“Oleh karena itu, disiapkan sumber daya manusianya yang kompetitive dan bisa bersaing agar menciptakan orang yang mandiri. Jangan sampai tergilas oleh kemajuan jaman,” timpalnya.

Selanjutnya yang kelima atau terakhir bahwa DAD ini menjadi pemersatu. Jangan menjadi orang yang membuat ulah atau membuat keonaran DAD terdepan dalam menyelesaikan konflik.

MADN Ajak Perangi Ujaran Kebencian, DAD Kalsel 2022-2027 Resmi Dilantik (3)

“Kalau misalnya ada terjadi konflik dengan suku lain, maka DAD lah yang pertama menyelesaikannya, yaitu dengan mereka dirangkul untuk silaturrahmi. Karena dengan silaturrahmi akan kita selesaikan masalah dengan penuh kekeluargaan sesama anak bangsa,” tutupnya.

Gubernur Kalsel H Sabhirin Noor dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Drs H Sulkan mengakui bahwa sejarah telah mencatat bangsa Indonesia memiliki banyak keragaman karena bahasa agama, golongan, budaya maupun keragaman karena suku.

Baca Juga :   PEJABAT PUPR HST Diduga Korupsi Proyek Jalan di Dua Desa

Bahkan keragaman ini menjadi kekuatan atau kelemahan bagi bangsa tergantung kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan arti keragaman kepada seluruh lapisan masyarakat dalam membangun suasana saling menghormati saling tolong menolong tanpa memberdayakan agama uku dan golongan.

Jadi dengan keberadaan organisasi Adat Dayak Pemerintah Kalsel sangat mengharapkan peran aktifnya dalam memilihara kebinekaan dari gangguan pihak mana pun.

Meskipun sampai sekarang Kalsel dikenal daerah yang tertib dan aman tetapi harus meningkatkan kewaspadaan dan jangan sampai mau dibenturkan kesukuan dan yang lebih penting jangan bertindak emosional dan anarkis serta jangan mudah dihasut yang ingin menghacarkan persatuan dan kesatuan.

Sementara itu, Abdul Kadir Ketua DAD Provinsi Kalsel yang baru dilantik mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh sekjen mengenai persatuan dan kesatuan NKRI senada dengan harapan Pucuk Pimpinan Kalsel untuk menjada persatuan dan kesatuan.

“Bagi saya DAD Kalsel ingin membangun sinergisitas suku-suku yang ada di Kalimantan Selatan. Salah satu misi kami adalah membenahi DAD 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan,” papar Kadir.

Kemudian yang kedua lajutnya, pihaknya sudah beraudensi Kementrrian Dalam Negeri di 5 Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai balai besar adat dayak besar dan balai adat kecil yang berada di daerah Pegunungan Meratus.

“Harapan kita kepada pemerintah Kalimantan Selatan supaya mendukung dan menyiapkan lahan untuk membangun balai adat yang ada di ibukota Kalimantan Selatan,” ujarnya bersemangat.

Karena menurutnya, keberadaan balai adat itu sangat penting, sebagai wadah pemersatu masyarakat Dayak di Kalimantan Selatan dan juga tempat silaturrahmi dengan suku-suku yang ada di Kalimantan Selatan.
Silsilah keturunan masyarakat Dayak adalah menganut Kaharingan dengan masuknya budaya dari Cina, India, Arab maka masyarakat dayak itu mempunyai beragam agama, mulai Islam, Kristen, Hindu dan Budha.

“Dengan adanya balai besar masyarakat Dayak, kami akan mengadakan aruh setiap tahun dengan maksud keselamatan dan menyatukan masyarakat Dayak yang ada di Kalsel pada khususnya dan Kalimatan pada umumnya. Kami iri karena di daerah lain sudah mempunyai balai adat, sedang di Kalimantan Selatan masih belum ada,”pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji
PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan
PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca