M YUSUF BULHASAN: ‘Makanan Melimpah saat di Tanah Suci’

- Penulis

Minggu, 15 Juni 2025 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Muhammad Yusuf Bulhasan jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Banjarmasin saat berbincang dengan Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin Kalsel H Muhammad Tambrin saat tiba di Tanah Air di Asrama Haji Banjarbaru, Minggu (15/6/2025). (Foto: ANTARA/HO-Kemenag Kalsel)

H Muhammad Yusuf Bulhasan jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Banjarmasin saat berbincang dengan Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin Kalsel H Muhammad Tambrin saat tiba di Tanah Air di Asrama Haji Banjarbaru, Minggu (15/6/2025). (Foto: ANTARA/HO-Kemenag Kalsel)

SuarIndonesia — Salah seorang haji Kloter 1 Debarkasi Banjarmasin Muhammad Yusuf Bulhasan mengisahkan makanan yang melimpah pada pelayanan musim haji 2025 di Tanah Suci, Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

“Kalau masalah konsumsi bagi jemaah haji tidak kurang, tidak pernah terlambat, melimpah ruah,” ujar Yusuf saat tiba di Asrama Haji Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (15/6/2025).

Yusuf mengatakan Pemerintah Indonesia telah memberikan pelayanan maksimal terhadap jemaah haji selama musim haji 2025 di Tanah Suci.

Yusuf mengungkapkan pelayanan konsumsi makanan bagi jemaah haji sangat baik, meskipun sebagian sajian makanan ada yang tidak sesuai selera lidah jemaah.

“Jika ada informasi jemaah haji kesulitan makanan saat di Arafah maupun di Mina, saya nyatakan tidak benar, saya saksinya, makanan berlimpah, tapi perut dan soal selera lidah kita saja,” tutur Yusuf dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Selain masalah konsumsi haji, Yusuf juga bercerita keistimewaan haji asal Indonesia sangat dihargai pemerintah maupun petugas Arab Saudi di Makkah dan Madinah.

“Saya rasa sangat tertib pelaksanaan ibadah haji di Makkah,” ujarnya.

Menurut dia, petugas haji Arab Saudi melakukan pemeriksaan secara berlapis saat jemaah haji hendak menuju Masjidil Haram Makkah.

“Sejak keluar dari hotel mau ke Masjidil Haram itu sudah diperiksa kartu kita, tapi kalau mendengar dari Indonesia, malah tidak diperiksa lagi, Indonesia-Indonesia silahkan, mereka juga liat peci hitam kita sebagai tanda,” ungkap Yusuf.

Ia menambahkan petugas haji Arab Saudi menganggap jemaah haji asal Indonesia cukup tertib.

Dia merasa pemerintah Arab Saudi sangat menghormati Indonesia, sehingga merasakan diistimewakan sebagai jemaah haji dari Indonesia.

“Meskipun ada kekurangan dari pelaksanaan haji tahun ini, saya rasa tidak terlalu juga, saya merasa sudah sangat baik,” ujarnya.

Baca Juga :   DUA Pelajar Jakarta Tanam 3.000 Pohon Rotan di Pegunungan Meratus

Muhammad Yusuf merupakan salah satu dari 423 haji kloter pertama Debarkasi Banjarmasin yang tiba di Tanah Air, selanjutnya menyusul secara berurutan hingga 8 Juli 2025 hingga 13 kloter.

Embarkasi Banjarmasin Kalsel memberangkatkan sebanyak 5.502 calon haji, termasuk 52 petugas kloter dari Kalsel dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin Muhammad Tambrin menyampaikan rasa syukur jemaah haji kloter 01 yang diberangkatkan pada 5 Mei 2025 kembali ke Tanah Air dengan jumlah yang sama.

“Alhamdulillah, tidak ada yang sakit, tidak ada yang tertinggal di Arab Saudi. Kita doakan semoga semuanya menjadi haji yang mabrur, sehat selalu hingga berkumpul dengan keluarga tercinta,” ujarnya.

Namun, Tambrin menyampaikan duka mendalam bagi lima haji Debarkasi Banjarmasin yang meninggal di Tanah Suci pada musim haji 2025.

“Dua dari Kalsel dan tiga dari Kalimantan Tengah. Kita doakan mereka menjadi syuhada haji,” ucapnya.

Kelima syuhada haji Debarkasi Banjarmasin, dua orang asal Kalsel, yakni Akil Suhud Yusuf (51) asal Kabupaten Tabalong dan Ardiansyah Asmuni (63) dari Hulu Sungai Tengah (HST), sedangkan tiga orang asal Kalteng, yaitu Artati Arman (49), Adnan Hadri (79), serta Mujianto Sutowo (65). (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit
INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota
KANTOR PLN UP3 Banjarmasin “Digeruduk” Massa Aliansi Pemuda
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti
PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca