HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 21:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. (Foto: Istimewa)

Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Konglomerat Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dikabarkan mengajukan tawaran untuk mengakuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Angka yang ditawarkan juga disebut lebih rendah dari nilai pasar BYAN saat ini.

Dikutip detikFinance dari Bloomberg, Jumat (11/9/2026), Haji Isam disebut mengajukan penawaran sebesar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 52,75 triliun (kurs Rp 17.584). Tawaran tersebut mencakup sekitar 62% saham BYAN.

Dalam proses penawaran, harga akuisisi saham mulanya dipatok sekitar US$ 4,8 miliar atau sekitar Rp 84,54 triliun. Angka tersebut juga jauh di bawah nilai pasar saham BYAN yang saat ini nyaris menyentuh US$ 26 miliar atau sekitar Rp 457,96 triliun.

Saham milik konglomerat Low Tuck Kwong ini disebut telah lama akan dijual dengan harga diskon. Hal tersebut terjadi lantaran jumlah saham yang beredar bebas terbatas dan volume perdagangan yang tipis dapat menaikkan harga pasar.

Baca Juga :   MISTERI Kematian Seorang Perempuan Terungkap, Pelaku Diringkus Dugaan Bermotif Sakit Hati

Sementara untuk prospek jangka panjang, sektor batu bara termal disebut suram karena konsumen beralih ke energi yang lebih bersih. Selain itu, pemerintah juga telah memberlakukan kuota penambangan yang telah menghambat pemain lokal.

Hingga berita ini terbit, belum menerima ada respons dari perwakilan Haji Isam. Sementara BYAN dan keluarga Low juga tidak menanggapi permintaan komentar terkait rumor tersebut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca