KY Usut Dugaan Perselingkuhan Hakim

- Penulis

Kamis, 6 Desember 2018 - 10:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua KY Maradaman Harahap. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Suarindonesia – Komisi Yudisial (KY) menyelidiki kasus dugaan perselingkuhan hakim Pengadilan Negeri Bali berinisial D dengan seorang wanita berinisial C yang merupakan istri dari sesama hakim berinisial P.

Wakil Ketua KY Maradaman Harahap mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim yang dipimpin Ketua Bidang Pengawasan Hakim KY Sukma Violetta untuk memeriksa langsung di PN Bali.

“Itu sudah ditindaklanjuti dengan memeriksa pihak terkait. Bu Sukma dan tim sudah berangkat untuk mendalami, sehingga tidak tiba-tiba disimpulkan selingkuh,” ujar Maradaman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (5/12).

Nantinya, lanjut Maradaman, hasil temuan itu akan dibahas dalam rapat panel bersama komisioner KY lainnya. Hasil rapat itu akan memutuskan terkait pemanggilan hakim yang berperkara.

“Kalau sudah diperiksa, hasilnya diplenokan bersama komisioner lain. Diambil kesimpulan seberat apa pelanggarannya,” katanya.

Jika terbukti bersalah, sanksi terberat yang bakal diterima adalah pemecatan. “Ya selambat-lambatnya 60 hari sudah tuntas,” imbuhnya.

Maradaman menegaskan, pemeriksaan hakim yang diduga berselingkuh memang menjadi kewenangan KY. Ia membantah bahwa pihak KY sengaja ‘berlomba-lomba’ dengan Mahkamah Agung untuk menelusuri kasus tersebut. Badan Pengawasan MA diketahui juga tengah menelusuri dugaan perselingkuhan tersebut.

Baca Juga :   JAKSA AGUNG: Tak Ada Politisasi Kasus Tom Lembong

“Sebetulnya kalau menyangkut perilaku hakim itu kan kode etik yang dilanggar. Harusnya memang dilaporkan ke KY dan yang punya kewenangan menindak perilaku itu KY,” ucapnya.

Informasi seputar perselingkuhan antara D dan C menyeruak setelah percakapan keduanya lewat aplikasi tukar pesan Whatsapp beredar sejak akhir pekan lalu. Percakapan di antara keduanya pun bernuansa mesum karena membicarakan seputar hubungan pasangan suami istri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, cerita bermula ketika P menikah dengan C yang merupakan seorang panitera pengganti pada 2011 silam.

Memasuki akhir 2017, rumah tangga P dan C mulai terusik dengan kehadiran D yang sering curi-curi pandang saat berada di kantor.

Keduanya mulai saling bertukar pesan mesra sejak awal 2018 dan saling memanggil papa dan mama sebagai panggilan sayang. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung
NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN
DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta
IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie
SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca