KPU: Tak Akan Ganti Format Debat Pilpres 2024

- Penulis

Selasa, 9 Januari 2024 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari memastikan format debat keempat dan kelima Pilpres 2024 tidak akan berubah. [CNN Indonesia/Khaira Ummah JP]

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari memastikan format debat keempat dan kelima Pilpres 2024 tidak akan berubah. [CNN Indonesia/Khaira Ummah JP]

SuarIndonesia — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari memastikan format debat keempat dan kelima Pilpres 2024 tidak akan berubah.

Ia menegaskan bahwa bentuk atau format debat Pilpres tersebut telah disepakati oleh pihak tim pasangan calon dan juga televisi penyelenggara.

Hasyim menjelaskan format yang disepakati ialah debat dengan enam segmen dengan pembagian penyampaian visi misi program (segmen pertama), menjawab pertanyaan dari panelis (segmen kedua dan ketiga), saling tanya jawab antar calon (segmen keempat dan kelima) dan penyampaian penutup (segmen enam).

“Jadi memang modelnya seperti itu. Debat empat dan kelima pun akan begitu,” ujar Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (9/1/2024), dikutip SuarIndonesia dari CNNIndonesia.

Dia juga tidak membuka kemungkinan adanya penambahan debat. Menurutnya lima kali penyelenggaraan debat telah cukup.

“Tidak, cukup. Karena kalau diubah akan menjadi pertanyaan, kenapa diubah? Karena sudah tiga kali debat, kenapa polanya diubah? Jadi kalau sudah jadi pola, sudah ada pakemnya, ya kita ikuti. Kalau ada perubahan pasti menimbulkan pertanyaan berikutnya,” kata Hasyim.

Hasyim mengaku tidak ingin berkomentar soal substansi debat. Menurutnya, strategi maupun substansi debat bukan ranah KPU, melainkan masing-masing tim calon.

Ia mengingatkan bahwa kampanye merupakan salah satu metode kampanye. Oleh karenanya, rakyatlah yang berwenang untuk menilai kualitas debat hingga substansi perdebatan.

“Jadi sepenuhnya rakyat pemilih yang akan menentukan ini berkualitas atau tidak, mengedukasi atau tidak, jawaban atau pertanyaan sesuai dengan tema atau tidak,” imbuh Hasyim.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar format debat Pilpres 2024 dievaluasi.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Menurut Jokowi, debat ketiga Pilpres yang dihelat Minggu (7/1/2024) malam lalu itu tidak edukatif karena banyak serangan yang bersifat personal.

“Saya kira akan banyak yang kecewa, sehingga debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga hidup,” kata Jokowi di Serang mengutip detik.com, Senin (8/1).

Jokowi menyebut serang menyerang wajar dalam debat asalkan seputar kebijakan atau visi dan bukan personal. Ia menilai debat yang saling serang personal tidak memberikan edukasi kepada masyarakat dan malah mengaburkan gagasan para paslon.

“Saling menyerang enggak apa-apa tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang. Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira enggak baik dan enggak mengedukasi,” ujarnya.

KPU menggelar debat ketiga Pilpres 2024 pada Minggu (7/1/2024) malam lalu. Debat tersebut digelar di Istora Senayan, Jakarta.

Tiga calon presiden yang beradu gagasan adalah Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Tema debat seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri.

Dalam debat ketiga itu, Prabowo Subianto terlibat beradu argumen dengan Anies Baswedan beberapa kali. Keduanya berdebat sengit hingga Ganjar Pranowo menyebut dirinya merasa jadi orang yang mendinginkan suasana. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18