KPK: Mentan Belum Balik ke RI, Penyidikan Kasus Kementan Tetap Lanjut

- Penulis

Selasa, 3 Oktober 2023 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo seharusnya sudah kembali ke Jakarta Minggu, 1 Oktober 2023. Dan informasi terakhir dikabarkan kena prostat. (Foto: TribunNews)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo seharusnya sudah kembali ke Jakarta Minggu, 1 Oktober 2023. Dan informasi terakhir dikabarkan kena prostat. (Foto: TribunNews)

SuarIndonesia — Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) masih belum kembali ke Indonesia usai melakukan perjalanan dinas luar negeri. KPK mengatakan penyidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian, yang membuat rumah dinas SYL digeledah, tetap dilanjutkan.

“Kami ingin tegaskan seluruh kerja-kerja penyidikan perkara ini kami pastikan terus kami selesaikan,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (3/10/2023).


Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri. (CNBC Indonesia)

KPK enggan menduga-duga soal keberadaan Syahrul Yasin Limpo. Ali mengatakan pihaknya fokus pada proses penyidikan kasus dugaan korupsi di Kementan.

“Pada saatnya pasti kami sampaikan perkembangannya secara utuh dan lengkap,” katanya, seperti dikutip detikNews, Selasa (3/10/2023).

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Kementan. Namun, KPK belum mengungkap identitas tersangka dan konstruksi detail perkaranya.

Meski demikian, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Salah satunya rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo pada Jumat (29/9/2023) lalu.

KPK menemukan uang puluhan miliar dari rumah dinas SYL tapi belum menjelaskan kaitannya dengan kasus ini. Mentan SYL sendiri berada di Roma, Italia, saat KPK melakukan penggeledahan di rumah dinasnya.

Terbaru, Menkumham Yasonna Laoly menyebut Syahrul Yasin Limpo belum tercatat masuk RI setelah menjalani perjalanan dinas ke luar negeri. Yasonna mengatakan pihaknya tidak berwenang melakukan pencarian. Dia menyerahkan hal itu ke kepolisian dan KPK.

Baca Juga :   WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026

“Belum masuk,” kata Yasonna kepada wartawan di kompleks Istana Merdeka.

Dirjen Imigrasi Silmy Karim juga menjelaskan SYL meninggalkan RI pada 24 September 2023 dan direncanakan sampai di RI pada 1 Oktober. Namun, SYL belum terlihat dalam sistem Imigrasi telah masuk ke RI.

“24 September 2023 meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, kemudian menggunakan Qatar itu menuju Doha tujuannya adalah ke Roma, kemudian kembali lagi direncanakan itu tanggal 30 sampai tanggal di Indonesia tanggal 1 Oktober, tapi di situ kita sudah cek belum termonitor di sistem bahwa yang bersangkutan di Indonesia,” ujarnya.

NasDem kemudian memberi penjelasan terkait keberadaan SYL yang merupakan kadernya itu. NasDem menyebut SYL akan tiba di Indonesia pada 5 Oktober 2023.

“Pak Mentan kena prostat jadi nggak bisa pulang ke Indonesia tanggal 1 Oktober,” kata Bendum NasDem, Sahroni. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI
PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!
KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar
ATASI Konflik Agraria, Dibentuk Tim Lintas Kementerian
MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan
BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran
KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung
KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:17

MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:49

BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50

ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

Bisnis

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca