KONDISI TANAMAN di RTH Embung Lok Udat, Kadishut : Tanaman Mati, Pasti Diganti

- Penulis

Kamis, 3 Juni 2021 - 21:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia– Akibat cuaca panas dan sedikitnya intensitas hujan, menyebabkan tanaman dengan jenis Belangeran, Ramin dan Gemor di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Embung Lok Udat Kota Banjarbaru sebagian terlihat meranggas.

Tanaman tersebut sebelumnya ditanam Pj.Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA serta Dirjen PDAS HL Kemen LHK, Helmi Basalamah dan beberapa pejabat Forkopimda tersebut ditanam pada rangkaian kegiatan Kick Off RHL APBN dan Penanaman Serentak Satu Juta Pohon Se-Kalimantan Selatan awal April lalu.

Sebagian tanaman masih banyak yang hidup, meski sebagian dalam keadaan mati.

Plt Kadishut Kalsel, Hj.Fathimatuzzahra, menjelaskan tanaman yang berada di RTH tersebut sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan dinas yang menangani lingkungan hidup di Kota Banjarbaru untuk pemeliharaan.

Namun secara tertulis bersurat bahwa mereka menyatakan tidak sanggup melakukan pemeliharaan dikarenakan tidak adanya sarana penunjang yang dimiliki untuk melakukan kegiatan penyiraman di lokasi tersebut.

Baca Juga :   WAKET KOMISI VII DPR RI: Anyaman-Sasirangan Kalsel harus Didukung Go-International

Mengatasi hal tersebut, Dinas Kehutanan akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keberhasilan tumbuh tanaman dengan tetap melakukan pemeliharaan hingga tanaman tumbuh subur.

“Seluruh tanaman yang adanakan terus kami lakukan pemeliharaan, dan tanaman yang mati akan diganti,” ujar wanita yang akrab disapa Aya ini.

Pemeliharaan tanaman bukan merupakan hal yang sulit, tapi memang perlu kesungguhan dan peran serta semua pihak. Hal tersebut dapat dilihat secara langsung di wilayah Perkantoran Pemprov Kalsel, semua tanaman tumbuh subur dan tinggi.

Membutkitkan bahwa pemeliharaan tanaman terus dilakukan secara berkala dan baik.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

STAND UMKM Tambun Bungai jadi Perhatian Kepala Staf TNI Angkatan Darat
BRIGJEN POL NOVIAR Dipercaya Kembali Bertugas di Kalsel, Jabat Wakapolda Mengganti Brigjen Pol Golkar Pangarso
KEBERANGKATAN Jemaah Haji Kloter 11 asal HSU, Begini Pesan H Supian HK saat Pelepasan
TAKLUKAN LINTASAN 45 Pereli Nasional di Dua Wilayah Kalsel
PELANTIKAN BESAR-BESARAN, Tercatat 167 Pejabat Struktural Pemprov Kalsel
KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar
PERKARA OTT KPK Tiga Eks Pejabat Kejari HSU Berkasnya Teregistrasi Segera Disidangkan di PN Tipikor Banjarmasin
SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:12

SANGKULIRANG-MANGKALIHAT Dipersiapkan jadi Geopark Dunia

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:52

MENURUN Kunjungan Wisata Geopark Meratus, Ini Penyebabnya

Senin, 4 Mei 2026 - 19:55

SKK MIGAS Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak 1 Juta Barel

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:12

OIKN Lakukan Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah IKN

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:58

SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak

Senin, 27 April 2026 - 15:54

TIM EKSPEDISI RUPIAN Kalimantan 2026 Dilepas Dankodaeral XIII Bersama KPW BI Kalsel

Minggu, 26 April 2026 - 22:22

KALTIM Berpotensi Karhutla Seiring Terdeteksi 151 Titik Panas

Selasa, 21 April 2026 - 22:21

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca