WAKET KOMISI VII DPR RI: Anyaman-Sasirangan Kalsel harus Didukung Go-International

- Penulis

Kamis, 14 November 2024 - 19:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat melihat produk kain Sasirangan dalam kunjungan kerja spesifik komisinya di Kota Banjarbaru, Kalsel, dalam rangka peninjauan IKM kain Sasirangan pada 13 November 2024. (ANTARA/HO-Humas DPR RI)

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat melihat produk kain Sasirangan dalam kunjungan kerja spesifik komisinya di Kota Banjarbaru, Kalsel, dalam rangka peninjauan IKM kain Sasirangan pada 13 November 2024. (ANTARA/HO-Humas DPR RI)

SuarIndonesia — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo menyampaikan, industri kecil dan menengah (IKM) pada kerajinan anyaman dan kain Sasirangan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), harus didukung untuk go-international.

Menurut dia, saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Kamis (14/11/2024), produk dari IKM serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Kalsel pada kerajinan tangan baik anyaman dan kain batik khas Kalsel, yakni Sasirangan bagus dan berkualitas.

Dia mengaku menyampaikan itu, karena menyaksikan sendiri bagaimana kualitas dan keindahan hasil olahan tangan para perajin di Provinsi Kalsel, yang dinilainya biasa bersaing di pasar nasional dan internasional.

Rahayu dan anggota lainnya melaksanakan kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke Kota Banjarbaru, Kalsel, dalam rangka peninjauan IKM kain Sasirangan pada 13 November 2024.

Termasuk di dalamnya ada berbagai produk kerajinan anyaman khas dari Kalsel baik berbentuk tas dan lainnya yang terbuat dari tumbuhan sungai bernama “purun”.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat melihat produk kerajinan anyaman dalam kunjungan kerja spesifik komisinya di Kota Banjarbaru, Kalsel, dalam rangka peninjauan IKM kain Sasirangan pada 13 November 2024. (ANTARA/HO-Humas DPR RI)

Khususnya produk kain Sasirangan, Rahayu menyampaikan, merupakan bentuk pelestarian budaya dan penggerak ekonomi daerah Kalsel.

Dia pun memuji Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarbaru memberikan ruang yang sangat nyaman untuk penjualan produk-produk karya tangan masyarakat setempat.

“Sebenarnya bahaya untuk dompet semua yang mengunjungi (hahaha), tapi ini bentuk shopping yang terjustifikasi karena menggerakkan ekonomi lokal kita,” ujarnya dilansir dari AntaraNews.

Rahayu menyampaikan, IKM serta UMKM adalah nadi ekonomi masyarakat Indonesia pada umumnya. Pencipta lapangan pekerjaan di daerah adalah pahlawan dengan sendirinya karena membuka pintu harapan untuk keluar dari kemiskinan.

Baca Juga :   5 FAKTA Gubernur Kalsel Kabur Usai tak Terjaring OTT KPK

Menurut dia, aspirasi yang disampaikan pemerintah daerah setempat demikian pelaku IKM dan UMKM tentunya jadi perhatian pihaknya untuk diperjuangkan ke pemerintah pusat.

Dia pun menyampaikan, fungsi pihaknya di legislatif hanya tiga, yakni legislasi, pengawasan dan anggaran.

“Kami hanya bisa memperjuangkan agar anggaran IKM ada peningkatan, tapi juga manfaat jelas harus bisa dirasakan oleh yang ada. Artinya anggaran ditingkatkan untuk apa itu harus spesifik,” katanya lagi.

Rahayu menyatakan, pelaku UMKM di Kalsel mengeluhkan bahan baku yang tidak mudah diakses atau murah. Mengakibatkan mereka kesulitan meningkatkan produksi.

“Kita harus kembangkan industri pembuatan tekstil sebagai bahan baku yang bisa menggunakan bahan baku serat alam yang ada di Kalsel. Namun itu di level eksekutif bukan legislatif. Kita hanya bisa mendorong dan menyampaikan aspirasi mereka sebagai wakil rakyat,” katanya pula. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca