KOMISI III DPRD Kalsel – PUPR Memastikan Kesiapan Infrastruktur Penyediaan Air Bersih

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, cek Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mekarsari di Desa Mekarsari, Kabupaten Barito Kuala, Jumat (17/7/2026)

Semua guna memastikan kesiapan infrastruktur penyediaan air bersih yang telah dibangun melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Achmad Maulana bersama sejumlah anggota Komisi III yakni Rosehan NB, Hj Syarifah Rugayah, H Husnul Fatahillah, dan Aulia Azizah.

Rombongan didampingi Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel Ryan Tirta Nugraha, Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum Angga Rinaldi Rizal, Kepala BPAM Banjarbakula Siddiq Wahyu Pamungkas, beserta jajaran.

H Achmad Maulana mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan terhadap proyek strategis penyediaan air bersih hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, dan Pemerintah Pusat.“Permasalahan air bersih menjadi salah satu persoalan utama di Barito Kuala. Pembangunan IPA ini dimulai pada 2024, dilanjutkan penyelesaian fisik pada 2025 melalui dana APBN, dan pada 2026 Pemerintah Provinsi Kalsel melengkapi pekerjaan paving block,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dengan kapasitas distribusi untuk sekitar 4.000 sambungan rumah (SR).

Namun, ia mengingatkan pentingnya koordinasi antara BPAM Banjarbakula dan PDAM Barito Kuala agar jaringan distribusi menuju rumah-rumah warga juga dipersiapkan dengan baik.

“Jangan sampai instalasinya sudah memadai, tetapi jaringan perpipaan ke rumah-rumah masih belum optimal.

Ini harus menjadi perhatian agar distribusi air bersih dapat berjalan lancar,” pintanya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Rosehan NB, menambahkan bahwa pembangunan IPA Mekarsari merupakan hasil sinergi tiga pihak, yakni Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Pemerintah Provinsi Kalsel dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca Juga :   RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala telah menyediakan lahan seluas sekitar 1,3 hektare, sedangkan pembangunan fisik didukung melalui DAK Kementerian dengan anggaran sekitar Rp 45 miliar pada 2024 dan Rp 38 miliar pada 2025.

Adapun Pemerintah Provinsi Kalsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp 400 juta pada 2026 untuk pemasangan paving block.

Rosehan berharap keberadaan IPA Mekarsari dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya di wilayah Tamban dan Mekarsari Tabunganen, serta didukung pemerintah daerah melalui penyediaan sambungan rumah bagi masyarakat.

“Kami bersyukur pemerintah telah menghadirkan fasilitas ini.  Harapannya, masyarakat dapat segera menikmati layanan air bersih dan pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar sambungan rumah bisa terealisasi,” ucapnya lagi.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD Kalsel yang turut mendorong terwujudnya pembangunan infrastruktur air bersih melalui pendanaan APBN.

“Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat sangat penting sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dalam rangka pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM). (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca