KENALI PAHLAWAN Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Jangan Hanya Superhero Fiksi

Bagikan :
KENALI PAHLAWAN Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Jangan Hanya Superhero Fiksi

SuarIndonesia — Peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2021 kali ini dijadikan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina sebagai momen untuk mengenalkan para pejuang kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada generasi milenial.

Ia menilai generasi saat ini rentan terpengaruh dengan perkembangan zaman, sehingga mereka lebih mengetahui karakter pahlawan-pahlawan fiksi atau superhero di serial film dibanding pahlawan pejuang NKRI.

 

KENALI PAHLAWAN Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Jangan Hanya Superhero Fiksi (2)

 

“Jangan hanya kenal dengan pahlawan fantasi atau karakter superhero di serial film saja. tapi yang real juga wajib mereka ketahui dan teladani sikap juangnya,” ungkapnya saat ditemui awak media usai menjalani upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahjn 2021, Rabu (10/11/2021).

Selain sikap patriotisme dari pahlawan nasional, Ibnu juga mengharapkan agar generasi milenial yang bakal menjadi penerus bangsa ini juga harus mengenal pahlawan pejuang kemerdekaan di tanah sendiri.

“Seperti pahlawan di banua kita, misalnya Pangeran Antasari, PM Noor Idham Chalid, Hasan Basry dan pahlawan lainnya, mereka (generasi milenial) wajib mengenalnya,” ungkapnya.

Di samping itu, ia menjelaskan, di Kalimantan Selatan (Kalsel) sendiri peringatan hari pahlawan dilaksanakan sebanyak dua kali.

 

KENALI PAHLAWAN Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Jangan Hanya Superhero Fiksi (3)

 

Karena 10 November merupakan peringatan hari pahlawan yang atas peristiwa di perang di Surabaya. Kemudian, sehari sebelumnya, 9 November adalah peristiwa perjuangan di Kalsel.

“Memang beda peristiwa, Tapi ini tidak mengurangi semangat dan nilai luhur dan semangat patriotisme untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 ini,” tukasnya.

“Kita harap dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun ini bisa menjadi momen untuk menanamkan spirit perjuangan para pahlawan kemerdekaan RI kepada para generasi muda,” ungkapnya

Kemudian, ia mengakui bahwa perjuangan di era 4.0 sekarang ini memang berbeda dengan pada masa penjajahan dulu. Pasalnya yang dilawan sekarang ini adalah bangsa sendiri.

“Perjuangan kita sangat berat. Kita harus menghadapi permasalahan bangsa sendiri berupa kemiskinan kebodohan dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kendati demikian, hal tersebut malah dijadikan pihaknya sebagai spirit dalam pembangunan Kota Banjarmasin.

 

Baca Juga

KRBB Kalsel : “Hari Pahlawan Ambil Makna Terkandung di Dalamnyaā€¯

 

“Ini malah jadi pemicu kita untuk membangun Kota Banjarmasin yang Baiman, Barasih wan Nyaman,” tuntasnya

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekertaris Markas Cabang (Macab) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Banjarmasin, Nanang Achmad yang saat itu juga mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di halaman Balai Kota.

Ia menekankan, bahwa apa yang disampaikan Ibnu Sina tadi harus digarisbawahi.

“Karena generasi muda penerus bangsa mendatang harus lebih memiliki kepribadian yang bisa menghargai kepada para pahlawan,” imbuhnya.

Menurut Nanang, selain pahlawan pejuang, generasi muda dan pemerintah daerah juga harus menghargai dan menghormati para veteran pejuang yang masih hidup.

“Termasuk veteran, karena pahlawan itu pejuang yang sudah meninggal, sedangkan veteran adalah pejuang yang sekarang masih hidup. Jadi sama-sama harus dihargai,” tandasnya. (SU)

 274 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!