KEMBALI DIGELAR di Banjarmasin Gebyar Vaksinasi

- Penulis

Minggu, 16 Mei 2021 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Setelah menggelar Pekan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di beberapa tempat ibadah pada tanggal 23 – 30 April lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin kembali berencana melakukan hal serupa di kemudian hari.

Meskipun sebelumnya, Dinkes pernah berucap tidak bakal menggelar kegiatan tersebut, lantaran tidak sedikit petugas kesehatan yang mengalami kelelahan.

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, program vaksinasi massal tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 21 dan 28 Mei mendatang,

Ia membeberkan, pihaknya bakal kembali menggelar kegiatan tersebut di delapan buah masjid. Kegiatan ini dibungkus dalam program Gebyar Jumat Bervaksin.

“Sesudah lebaran bisa kita genjot lagi. Karena selama ramadhan banyak warga beranggapan mempengaruhi puasa. Sehingga akan kita lakukan lagi dua kali Jumat,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media belum lama tadi.

Menurutnya, selama dua kali gelaran program tersebut, pihaknya menargetkan 1.000 orang mendapatkan vaksin Covid-19. Sasarannya masih sama dengan kegiatan sebelumnya, yakni para lansia yang menjadi prioritas.

Adapun masjid-masjid yang menjadi lokasi masih sama dengan sebelumnya. Antara lain, masjid Raya Sabilal Muhtadin, masjid Jami, masjid Al-Jihad, masjid Hasanuddin Majedi, masjid Noor, masjid At Taqwa, masjid Mujahiddin dan Qomaruddin.

Baca Juga :   WARGA KELAYAN B Digegerkan "Hantu Merah" Jelang Subuh, Sejumlah Rumah dan Kios jadi Puing

“Kita gelar dua kali Jumat. Pelaksanaannya usai shalat Jumat di masjid-masjid besar dan yang banyak jamaahnya,” pungkas pria dengan sapaan Machli itu.

Lantas, sejauh ini sudah berapa cakupan vaksinasi Covid-19 para lansia di Banjarmasin?

Terkait hal itu, Machli mengaku masih sangat rendah. Dari target sasaran sebanyak 55.720 lansia, hanya terealisasi sebesar 13,02% atau baru sebanyak 7.254 untuk dosis pertama.

Berbeda dengan cakupan vaksinasi pelayan publik yang sudah cukup tinggi. Dari sasaran sebanyak 60.691 orang, sudah terealisasi 71, 09%, atau sebanyak 43.134 untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua, baru tercapai 24.680 atau sebesar 40,67%.

“Masih sangat rendah. Padahal berbagai upaya telah kita lakukan. Tapi cakupan itu sudah tertinggi se Kalsel,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18