KAUM Muda dapat Edukasi Pentingnya Hutan Hujan

- Penulis

Kamis, 4 Juli 2024 - 20:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edukasi hutan hujan kepada para peserta di kawasan TNGP. [ANTARA/Dokumentasi Yayasan Palung]

Edukasi hutan hujan kepada para peserta di kawasan TNGP. [ANTARA/Dokumentasi Yayasan Palung]

SuarIndonesia — Organisasi non-profit di Kalimantan Barat (Kalbar) memberikan edukasi terkait dengan pengaruh hutan hujan bagi keberlangsungan makhluk hidup kepada kaum muda di Kayong Utara.

“Dengan kegiatan ini kami berharap dapat membuka wawasan kelompok muda untuk lebih memahami bagaimana hutan hujan berpengaruh penting bagi keberlangsungan makhluk hidup,” kata Koordinator Program Pendidikan Lingkungan Yayasan Palung, Simon Tampubolon di Kayong Utara, Kamis (4/7/2024).

Ia mengatakan kegiatan tersebut diikuti tujuh peserta dengan enam pendamping dari Yayasan Palung dan dua pendamping dari pihak Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) di objek daya tarik wisata alam, Lubuk Baji. TNGP adalah kawasan lindung seluas 108.000 hektare yang berada di ketinggian 900-1.116 mdpl.

“Dalam kegiatan ini beberapa peserta berhalangan ikut karena ada kendala. Tapi hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk mengedukasi para kaum muda,” ujarnya dikutip dari AntaraNews.

Semangat tersebut dikobarkan demi menjaga hutan dan alam di Indonesia, khususnya di Kalbar, dengan memantik semangat kaum muda. “Kaum muda pada masa depan dapat berperan menjadi orang-orang yang peduli dengan lingkungan,” tuturnya.

Baca Juga :   DUA PENDULANG EMAS Tewas Tertimbun Pasir

Ia menjelaskan hutan hujan menjadi begitu penting bagi tatanan kehidupan makhluk yang mendiami bumi karena hutan hujan dapat menjadi penopang maupun penyokong masyarakat yang hidup di sekitar hutan dan bagi semua makhluk hidup.

“Adanya hutan hujan memberi berjuta manfaat bagi semua ragam kehidupan. Sebaliknya, apabila hutan hujan hilang, maka akan berdampak buruk bagi sebagian besar makhluk hidup,” ucapnya.

Sebagai ciri khas hutan hujan memiliki pepohonan yang menjulang tinggi dan tingkat curah hujan tinggi. Tidak bisa disangkal, hutan hujan tropis yang sebarannya banyak di Asia, Afrika, Amerika Tengah dan Selatan hingga Australia ini sebagai ekosistem global, karena perannya sebagai rumah bagi ribuan bahkan jutaan ragam tumbuhan dan hewan. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu
KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:29

POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:10

KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:17

WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11

FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca