KASUS BPSDM Kaltara, Lebih Rp1 miliar Masuk ke Rekening Pribadi

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 22:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kaltara kala menggelar konferensi pers perdana di kantornya terkait dugaan korupsi proyek pembangunan gedung BPSDM Provinsi Kaltara beberapa waktu lalu. (ANTARA/M Arfan)

Foto Ilustrasi - Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kaltara kala menggelar konferensi pers perdana di kantornya terkait dugaan korupsi proyek pembangunan gedung BPSDM Provinsi Kaltara beberapa waktu lalu. (ANTARA/M Arfan)

SuarIndonesia — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Utara menyebut hasil pemeriksaan terhadap 34 saksi kasus dugaan korupsi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara menunjukkan adanya aliran dana mencurigakan ke rekening pribadi yang nilainya mencapai lebih dari Rp1 miliar.

“Kami terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltara ini,” ujar Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltara Nurhadi di Tanjung Selor, Selasa (20/5/2025).

Ia belum menyebut identitas penerima dan peruntukan aliran dana tersebut.

“Kalau aliran dananya itu lebih dari satu miliar, nanti kami sampaikan ke siapanya, yang intinya ada ke beberapa orang, akan kami sampaikan juga secara resmi,” tutur Nurhadi dilansir dari AntaraNewsKaltara.

Saat ini, penyidik masih fokus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melengkapi dokumen penting untuk mendukung proses audit kerugian negara. Nurhadi menargetkan audit dapat segera dilakukan.

“Kami tentukan nanti dan akan kami umumkan setelah kami secara resmi menyampaikan permintaan bantuan audit kerugian negara,” jelasnya.

Ia juga mengakui kendala dalam laporan ahli konstruksi yang dinilai belum lengkap. Laporan tersebut perlu dilengkapi sebelum dilakukan ekspose lanjutan bersama auditor.

Baca Juga :   POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

Terkait penetapan tersangka, Nurhadi menegaskan hal itu baru akan dilakukan setelah hasil audit kerugian negara keluar secara resmi.

Hasil audit ini juga akan mengungkap detail aliran dana dan identitas para pihak yang diduga terlibat.

“Akan kami sampaikan siapa-siapa yang bertanggung jawab dan siapa-siapa yang dijadikan tersangka, dan sekarang masih kami lengkapi saksi ahli konstruksi, karena laporan ahli konstruksi itu dinilai kurang lengkap,” ujarnya.

Kejati Kaltara berkomitmen menjalankan proses penegakan hukum ini secara profesional dan transparan, menjadikan hasil audit sebagai dasar kuat untuk menetapkan para pihak yang bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi proyek BPSDM ini. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
RUU Perampasan Aset tak Hanya Sasar Korupsi
MISTERI Kematian Seorang Perempuan Terungkap, Pelaku Diringkus Dugaan Bermotif Sakit Hati
2 PEJABAT KPU Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah Pilkada Kotim
KARHUTLA KALTENG: 23 Orang Tersangka dalam 19 Kasus
REKONSTRUKSI Tragedi Katingan, Ada 17 Adegan dan 5 TKP
KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari
KEJAGUNG Sita Aset Bos Tambang Aseng, Nilainya Tembus 338 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca