RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) rapat koordinasi (Rakor) penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama unsur Forkopimda, TNI, BPBD, instansi terkait, serta perwakilan relawan di Kalimantan Selatan, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Rupatama Polda Kalsel Banjarbaru ini digelar guna merespons kondisi karhutla di wilayah Kalsel yang belum juga mereda setelah berlangsung lebih dari satu bulan dan telah menghasilkan kabut asap yang mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat.

Kapolda menegaskan pentingnya terobosan baru untuk mengatasi hambatan di lapangan. Selama satu bulan penuh, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan telah bekerja keras, namun kendala teknis terutama pada area lahan gambut membuat progres pemadaman berjalan lambat dan menguras tenaga petugas.

Guna mempercepat penanganan, Polda Kalsel memperkenalkan beberapa inovasi strategi pemadaman yang telah diuji coba di lapangan.

Yakni  Kolam Portable dan Sistem Estapet Air: Untuk mengatasi krisis sumber air di lokasi kebakaran yang jauh dari akses utama, petugas membuat kolam-kolam penampungan air bioflok berkapasitas 12.000 liter.

Kolam ini dibuat secara berantai setiap 200 hingga 250 meter menuju titik api di tengah lahan.

Penyuntikan Lahan Gambut: Petugas memperbanyak pipa khusus untuk menyuntikkan air dan cairan pemadam langsung ke dalam lapisan tanah gambut.

Metode ini efektif menembus titik api bawah tanah (ground fire) yang suhunya dapat mencapai 150°C hingga 160°C.

Penggunaan Cairan Surfaktan Khusus: Mengembangkan cairan pemadam berbasis Surfaktan ramah lingkungan hasil formulasi Bidlabfor Polda Kalsel.

Cairan ini dicampur dengan air (rasio 1:100) untuk menghasilkan busa yang bertahan lama guna memotong suplai oksigen ke dalam tanah gambut dan menahan penguapan air hingga 50%.

Baca Juga :   DITERAPKAN Polda Kalsel Inovasi Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut

Pemantauan Drone Thermal: Mengoptimalkan penggunaan teknologi drone thermal untuk memetakan sebaran suhu panas secara akurat serta memverifikasi hasil pemadaman di lapangan.Uji coba penggunaan cairan pemadam dan teknik penyuntikan tanah telah dilakukan di beberapa titik rawan, seperti kawasan Pengayuan dan Guntung Damar.

Hasil pemantauan drone thermal menunjukkan penurunan suhu tanah secara signifikan serta hilangnya titik asap di lokasi tersebut.

Secara ekonomis, cairan pemadam ini memiliki Harga Pokok Production (HPP) berkisar antara Rp 14.800 hingga Rp 18.000 per liter.

Penggunaan cairan ini diklaim mampu menghemat penggunaan air hingga 50 persen dibandingkan metode pemadaman konvensional.

Saat ini, Polda Kalsel tengah mendatangkan bahan baku tambahan sebanyak beberapa ton dari Surabaya dan Jakarta.

Setelah seluruh bahan baku tiba dan siap diproses oleh Bidlabfor, Polda Kalsel merencanakan aksi pemadaman berskala lebih luas yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Wilayah prioritas penanganan mencakup Muara Layuh, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Batola.

Kapolda Kalsel juga dijadwalkan menyampaikan laporan terkait hasil uji coba dan formulasi penanganan karhutla ini kepada Kapolri dan Wakapolri, serta menghadiri rapat koordinasi bersama Kemenko Polkam untuk mendukung penanganan karhutla di tingkat nasional. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLIDIK di Sekolah Islam Terpadu Nuril Fikri Banjarmasin
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
PEMPROV Usulkan Bantuan Tangani Karhutla untuk Enam Kabupaten
INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan
SUNGAI Danau Panggang Dangkal, Ketua DPRD Kalsel Desak Pemda Segera Pengerukan dan Normalisasi
POLISI Peduli Pendidikan di Pondok Pesantren Shiratut Thalibin
KAPOLDA KALSEL Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas
SMP KANAAN Banjarmasin jadi Sasaran Pencegahan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:16

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) memberikan keterangan seusai rapat koordinasi MBG di Jakarta, Senin (19/10/2026). (Foto: Antara/Shofi Ayudiana)

Nasional

10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca