PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kabut asap di Kalimantan Selatan (Kalsel) melibatkan berbagai pihak.

Sejumlah Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LVI Sesko TNI diturunkan khusus ke Kalsel untuk membantu penanganan karhutla “di bumi Lambung Mangkurat”.

Saat hari pertama kedatangan pada Minggu (30/8/2026) lalu, tim langsung mendapat pengarahan dari Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos, M.Si terkait situasi wilayah Kalsel dan perkembangan karhutla di Kalsel

Berdasarkan pembagian sektor kewilayahan, Sesko TNI langsung melaksanakan penyuluhan dan peninjauan ke berbagai wilayah di Kalsel dengan kelompok-kelomlpok kecil yang terdiri dari 4-5 Pasis.

Yang menjadi fokus perhatian dari para perwira tinggi hingga perwira menengah TNI ini adalah penanganan karhutla yang memiliki dampak luas terhadap masyarakat, lingkungan, perekonomian, hingga aspek keamanan dan keselamatan wilayah.

Salah satu kegiatan yang dilakukan Pasis TNI di Kalsel adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat hingga kepada siswa-siswi di sekolah.

Seperti yang dilaksanakan Rabu (2/9/2026) siang, sejumlah Pasis TNI melaksanakan sosialisasi di SMAN 5 Banjarbaru.Sosialisasi yang diberikan mengenai karakteristik khusus lahan gambut di Kalimantan Selatan, di mana akar rumput saat musim kemarau dapat bertindak sebagai sumbu yang menjalar ke dalam tanah dan memicu kebakaran meluas.

“Tadi yang kami jelaskan, yang kami tekankan itu adalah hal-hal yang benar-benar implementatif. Jadi memberikan gambaran kenapa sih lahan gambut di Kalimantan ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan lahan gambut di daerah yang lain, sehingga membakar itu sangat berbahaya,” kata perwakilan Pasis TNI, Kolonel Inf Iman Widhiarto.

Tidak hanya di Banjarbaru, Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI juga disebar ke berbagai daerah lain di Kalsel seperti Kabupaten Baritokuala (Batola), Tanahlaut (Tala), Tapin, dan Kabupaten Banjar.

“Jadi di Kalimantan saat ini ada empat tim besar yang disebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga :   TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Di Kalimantan Selatan ini pun jumlahnya 23 orang dibagi menjadi lima tim lagi. Satu tim di Kota Banjarbaru, kemudian ada yang di Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin, dan Batola,” sebutnya.

Tidak hanya memberikan sosialisasi ke sekolah, sejak tiba di Kalsel, Tim Pasis TNI juga telah turun langsung ke lokasi karhutla seperti di kawasan Guntung Damar dekat ring 1 bandara di Banjarbaru dan beberapa kegiatan berdampak lainnya.

Kepala SMAN 5 Banjarbaru, Indriaty Ermayani, sosialisasi yang diberikan oleh Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI sangat berguna untuk menambah pengetahuan bagi siswa di tengah tinggianya angka kejadian karhutla saat ini di Banjarbaru.

Menurutnya, para siswa menyambut kehadiran personil TNI dengan antusias. Dan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap pencegahan serta bahaya kebakaran, baik di lingkungan rumah maupun sekolah.

“Kami berharap anak-anak kami menjadi lebih peduli dengan lingkungan sekitar mereka di rumah ataupun juga di sekolah tentunya tentang bahaya kebakaran pada saat ini,” kata Indriyaty.

Di sisi lain, salah seorang siswa SMAN 5 Banjarbaru, Rezeki Chelsea Lumban Gaol, mengatakan materi yang diberikan sangat menambah pengetahuannya terkait karhutla dan krakteristik lahan yang mudah terbakar.

“Saya menyadari bahwa karhutla itu bukan cuma fenomena biasa, tapi sebuah kesadaran buat kita supaya kita itu bisa berperan lebih aktif lagi supaya pemadaman karhutla ini bisa terus berkurang,” katanya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLIDIK di Sekolah Islam Terpadu Nuril Fikri Banjarmasin
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
PEMPROV Usulkan Bantuan Tangani Karhutla untuk Enam Kabupaten
10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan
98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan
INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan
PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan
CEGAH DAMPAK ASAP, Menkes: Kelompok Rentan Perlu Batasi Kegiatan di Luar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:16

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) memberikan keterangan seusai rapat koordinasi MBG di Jakarta, Senin (19/10/2026). (Foto: Antara/Shofi Ayudiana)

Nasional

10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca