KALTENG Siapkan Pembentukan Migran Center

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 19:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri P2MI Mukhtarudin melakukan kunjungan kerja sekaligus menjadi pemateri dalam stadium general di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Jumat (28/11/2025). (Foto: Antara/Rendhik Andika)

Menteri P2MI Mukhtarudin melakukan kunjungan kerja sekaligus menjadi pemateri dalam stadium general di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Jumat (28/11/2025). (Foto: Antara/Rendhik Andika)

SuarIndonesia — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin menyatakan pihaknya bersiap membentuk Migran Center di Provinsi Kalimantan Tengah sebagai pusat layanan terpadu bagi calon pekerja migran di wilayah itu.

“Bersama universitas yang ada di Kalteng, salah satunya Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR), kami ingin di sini segera terbentuk Migran Center. Keuntungannya tidak hanya untuk menyiapkan lapangan pekerjaan bagi lulusan universitas, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat Kalimantan Tengah,” kata Mukhtarudin di Palangka Raya, Jumat (28/11/2025).

Pernyataan itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja sekaligus menjadi pemateri dalam stadium general di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

“Untuk tahap awal tim UMPR akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan tim dari Kementerian P2MI untuk menyiapkan segala yang diperlukan. Nantinya kita juga menyiapkan penyusunan nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama (PKS), serta pendampingan pembinaan,” kata Mukhtarudin, dilansir dari AntaraNews.

Dia menjelaskan bahwa Migran Center merupakan pusat layanan resmi Kementerian P2MI yang berfungsi untuk riset, pelatihan, advokasi, serta peningkatan kapasitas calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Bagi Muhammadiyah, keberadaan pusat ini juga memberikan nilai tambah dalam akreditasi karena dapat menghasilkan lulusan yang langsung terserap di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” katanya lagi.

Baca Juga :   TARIAN Babukung, Ritual Kematian Adat Dayak Tomun

Dia menilai UMPR memiliki kapasitas kuat untuk mewujudkan Migran Center dengan dukungan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, dan ekosistem pendidikan yang terus berkembang.

“Saya yakin Muhammadiyah pasti bisa karena infrastrukturnya ada, sumber daya manusianya ada, dan modal pun tersedia,” kata menteri pertama asal Kalimantan Tengah ini.

Mukhtarudin juga memastikan kementerian siap memfasilitasi pembentukan Migran Center tersebut untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di pasar kerja global.

Sementara itu, Rektor UMPR Muhammad Yusuf menyambut baik arahan Menteri P2MI saat melakukan kunjungan kerja di kampus yang dipimpinnya.

Pihaknya juga akan segera membentuk tim dan berkoordinasi dengan Kementerian P2MI guna menindaklanjuti rencana pembentukan Migran Center di Provinsi Kalimantan Tengah. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026
WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan
MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur
KALTENG Jalankan Program Multibahasa
DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026
TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca