KALTARA Provinsi dengan Jumlah Guru SD/MI Paling Sedikit

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi guru SD. (Foto: Dok Yayasan Guru Belajar)

Foto Ilustrasi guru SD. (Foto: Dok Yayasan Guru Belajar)

SuarIndonesia — Kalimantan Utara (Kaltara) masuk dalam daftar provinsi dengan jumlah guru sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) paling sedikit di Indonesia. Hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Dikutip detikKalimantan dari detikEdu dari laporan tahunan “Statistik Indonesia: Statistical Yearbook of Indonesia 2025” Volume 53, 2025 oleh BPS, terlihat jumlah guru SD/MI di Indonesia masih belum merata. Tampak ada provinsi yang mencapai lebih dari 15 ribu guru, tapi ada provinsi yang belum menyentuh 5 ribu guru.

Ketidakmerataan jumlah guru ini paling banyak terjadi di wilayah timur, terutama di Pulau Papua. Berikut ini datanya.

10 Provinsi dengan Jumlah Guru SD Paling Sedikit
Berikut ini daftar provinsi yang paling sedikit memiliki guru SD di bawah Kemendikdasmen Tahun 2024/2025:

1. Papua Pegunungan: 4.576
2. Papua Selatan: 4.666
3. Papua Barat Daya: 5.450
4. Papua Tengah: 5.539
5. Papua Barat: 5.714
6. Kalimantan Utara: 6.203
7. Papua: 7.889
8. Gorontalo: 8.732
9. Kepulauan Bangka Belitung: 9.824
10. Maluku Utara: 13.696

10 Provinsi dengan Jumlah Guru MI Paling Sedikit
Berikut ini daftar provinsi yang paling sedikit memiliki guru MI di bawah Kemenag Tahun 2024/2025:

Baca Juga :   PROGRAM Tukar Sampah jadi Sembako, Ini Diminta Berkelanjutan

1. Kalimantan Utara: 406
2. epulauan Bangka Belitung: 494
3. Papua Barat: 626
4. Papua: 881
5. Kepulauan Riau: 952
6. Gorontalo: 1.062
7. Sulawesi Utara: 1.085
8. Bali: 1.483
9. Maluku Utara: 1.663
10. Maluku: 2.017. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SRIKANDI Polresta Banjarmasin Bekali Siswa dengan Pendidikan Karakter
DIINTENSIFKAN Disdikbud Kalsel Rencana Kenaikan Tipoligi Museum Lambung Mangkurat
BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah
LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla
BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara
PROGRAM Tukar Sampah jadi Sembako, Ini Diminta Berkelanjutan
IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
DISDIKBUD KALSEL, Edukatif Kultural Mading 3D Interaktif bagi Generasi Muda

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca