KALSEL SUMBANG 83 dari Sebaran 2.881 Kasus Baru COVID-19 di Indonesia

- Penulis

Jumat, 24 September 2021 - 01:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tes swab massal.(Foto/Dok.SuarIndonesia)

SuarIndonesia – Indonesia melaporkan penambahan 2.881 kasus baru positif COVID-19, Kamis (23/9/2021). Total kasus aktif saat ini adalah 47.997 pasien.

Jawa Tengah menyumbang angka kasus positif terbanyak yakni 333 kasus. Disusul Jawa Barat dengan 243 kasus, dan Timur dengan 220 kasus.

Detail perkembangan virus Corona per Kamis (23/9/2021) adalah sebagai berikut:

Kasus positif bertambah 2.881 menjadi 4.201.559.
Pasien sembuh bertambah 4.386 menjadi 4.012.448.
Pasien meninggal bertambah 160 menjadi 141.114.

Tercatat sebanyak 248.125 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 353.860.

Berikut sebaran 2.881 kasus COVID-19 di Indonesia dilansir dari detikcom pada Kamis (23/9/2021):

Jawa Tengah: 333 kasus
Jawa Barat: 243 kasus
Jawa Timur: 220 kasus
DKI Jakarta: 165 kasus
Bali: 138 kasus
Kalimantan Timur: 130 kasus
Sumatera Utara: 129 kasus
Sulawesi Tengah: 111 kasus
Sulawesi Selatan: 106 kasus
DI Yogyakarta: 100 kasus
Bangka Belitung: 90 kasus
Nusa Tenggara Timur: 88 kasus
Sumatera Barat: 87 kasus
Riau: 85 kasus
Kalimantan Barat: 83 kasus
Kalimantan Selatan: 83 kasus
Kalimantan Utara: 77 kasus
Banten: 73 kasus
Aceh: 70 kasus
Lampung: 52 kasus
Sulawesi Utara: 49 kasus
Nusa Tenggara Barat: 44 kasus
Papua: 44 kasus
Gorontalo: 43 kasus
Kepulauan Riau: 42 kasus
Kalimantan Tengah: 41 kasus
Maluku: 37 kasus
Papua Barat: 33 kasus
Sumatera Selatan: 29 kasus
Jambi: 27 kasus
Sulawesi Barat: 16 kasus
Bengkulu: 8 kasus
Sulawesi Tenggara: 4 kasus
Maluku Utara: 1 kasus.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Berita Terbaru

Petugas melakukan upaya penanganan karhutla di salah satu lokasi kejadian di Kalimantan Tengah, Selasa (20/10/2026). (Foto: HO-Manggala Agni)

Kalteng

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:33

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Foto: HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Hukum

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:08

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca