KALSEL SUMBANG 287 dari Sebaran 7.797 Kasus Baru COVID-19 di Indonesia

- Penulis

Jumat, 3 September 2021 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksin Covid-19.(Foto/Dok.SuarIndonesia)

SuarIndonesia – Indonesia melaporkan penambahan 7.797 kasus baru positif COVID-19, Jumat (3/9/3031). Total pasien terkonfirmasi saat ini sejumlah 4.116.890.

Jawa Barat menyumbang angka kasus positif terbanyak yakni 845 kasus. Disusul Jawa Timur dengan 771 kasus, dan Jawa Tengah dengan 727 kasus.

Detail perkembangan virus Corona per Jumat (3/9/3031) adalah sebagai berikut:

Kasus positif bertambah 7.797 menjadi 4.116.890.
Pasien sembuh bertambah 15.544 menjadi 3.813.643.
Pasien meninggal bertambah 574 menjadi 134.930.

Tercatat sebanyak 209.289 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 256.777.

Berikut sebaran kasus Corona di Indonesia, dilansir dari detikcom Jumat (3/9/3031):

Jawa Barat: 845 kasus
Jawa Timur: 771 kasus
Jawa Tengah: 727 kasus
Sumatera Utara: 566 kasus
Bali: 394 kasus
Kalimantan Timur: 366 kasus
DI Yogyakarta: 353 kasus
DKI Jakarta: 343 kasus
Aceh: 339 kasus
Riau: 299 kasus
Kalimantan Selatan: 287 kasus
Bangka Belitung: 251 kasus
Sulawesi Selatan: 238 kasus
Sulawesi Tengah: 231 kasus
Sumatera Barat: 186 kasus
Kalimantan Barat: 182 kasus
Nusa Tenggara Timur: 181 kasus
Kalimantan Utara: 169 kasus
Banten: 137 kasus
Lampung: 119 kasus
Jambi: 107 kasus
Kepulauan Riau: 107 kasus
Nusa Tenggara Barat: 98 kasus
Sumatera Selatan: 94 kasus
Kalimantan Tengah: 93 kasus
Sulawesi Utara: 80 kasus
Papua: 56 kasus
Bengkulu: 51 kasus
Papua Barat: 29 kasus
Sulawesi Tenggara: 28 kasus
Gorontalo: 27 kasus
Sulawesi Barat: 25 kasus
Maluku: 9 kasus
Maluku Utara: 9.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53

SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Berita Terbaru

Petugas melakukan upaya penanganan karhutla di salah satu lokasi kejadian di Kalimantan Tengah, Selasa (20/10/2026). (Foto: HO-Manggala Agni)

Kalteng

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:33

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Foto: HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Hukum

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:08

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca