Kalsel Siap Hadapi Musim Kemarau, Fokus Tingkatkan Swasembada Pangan

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 19:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Pemprov Kalsel saat mengikuti rakor secara virtual kesiapan musim kemarau. Foto : MC Kalsel

Jajaran Pemprov Kalsel saat mengikuti rakor secara virtual kesiapan musim kemarau. Foto : MC Kalsel

Suarindonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bergerak cepat menghadapi tantangan musim kemarau tahun ini. Melalui Rapat Koordinasi Nasional yang digelar secara virtual bersama pemerintah pusat, Kalsel menegaskan komitmennya mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Rakor yang berlangsung di Command Center Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian, Menteri PUPR, serta seluruh kepala daerah se-Indonesia. Dari Kalsel, hadir Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, yang menyampaikan bahwa kesiapan irigasi dan pompanisasi menjadi sorotan utama.

“Kita diminta tidak hanya siap secara teknis, tapi juga strategis. Setiap daerah harus pastikan jaringan irigasi berfungsi optimal dan pompa air yang sudah disalurkan benar-benar dimanfaatkan petani. Ini kunci menghadapi musim kemarau sekaligus menambah luas tanam,” ungkap Husnul mewakili Wakil Gubernur Kasel, Hasnuryadi Sulaiman, Selasa (3/6/2025).

Ia mengatakan Pemerintah pusat juga menekankan pentingnya identifikasi potensi lahan dan kesiapan alat pendukung produksi seperti pupuk, benih, dan alat mesin pertanian (alsintan). Langkah ini tidak hanya menjaga hasil panen tetap stabil, tetapi juga membuka peluang untuk peningkatan produksi.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Saptono menyebut bahwa berbagai strategi telah disiapkan, termasuk mendorong penanaman padi gogo di lahan kering serta pelaksanaan program Optimasi Lahan (Oplah).

“Waktu kita sempit, Juni sudah mulai masuk kemarau. Tapi kita tidak tinggal diam. Penjadwalan tanam sedang dipercepat, titik-titik lahan yang berpotensi tanam juga sedang kami data. Semua elemen kami kerahkan agar target produksi 1,27 juta ton padi di tahun 2025 tercapai,” tegas Saptono.

Baca Juga :   GUBERNUR Muhidin Perintahkan Evaluasi Total Bank Kalsel Usai Kekeliruan Data

Sebagai catatan, pada tahun 2024 lalu, Kalsel hanya mampu memproduksi 1,029 juta ton padi. Namun dengan berbagai langkah percepatan yang tengah digulirkan, angka ini diperkirakan akan melesat.

Upaya ini tidak hanya demi memenuhi kebutuhan pangan Kalsel sendiri, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas daerah untuk membantu provinsi lain yang mengalami defisit beras.

“Kami berharap Kalsel tak hanya mandiri pangan, tapi juga jadi penyangga pangan nasional. Musim kemarau bukan hambatan, tapi momentum untuk membuktikan kekuatan kolaborasi pusat dan daerah,” pungkas Saptono.

Tidak hanya soal produksi, Kalsel juga mendorong sinergi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) guna memastikan sistem irigasi tetap berjalan optimal. Pompanisasi juga akan dimaksimalkan agar tidak ada lagi lahan pertanian yang kekeringan.

“Dengan semangat gotong royong dan strategi yang matang, Kalimantan Selatan siap menyongsong musim kemarau 2025 tidak dengan kekhawatiran, tapi dengan optimisme dan aksi nyata,” tukasnya.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
PERKUAT KOMITMEN Kesejahteraan Warga, Dinsos Balangan Luncurkan Lima Inovasi Layanan
MEMBENTUK MPA Pemkab Balangan dan Kementerian LH
DPRD Balangan Desak BWS Kalimantan III Selesaikan Persoalan Banjir
DITEGASKAN GUBERNUR KALSEL Komitmen Bangun Ekosistem Seni Inklusi
RESMI DITUTUP Sekdaprov Kalsel MTQN Tingkat Provinsi di Batola, Piala Bergilir dan Tetap Diraih Kota Banjarmasin
DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat
PERSIAPAN Dua Tahun, Bank Kalsel Kantongi Izin OJK Layani Transaksi Devisa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca