KAKI KALSEL Mengapresiasi Ditetapkan Tersangka Kasus Longsor Tewaskan Sejumlah Pekerja Tambang di PT CAS

- Penulis

Kamis, 4 Februari 2021 - 20:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sudah ada ditetapkan sebagai tersangka dari kasus longsor tewaskan sejumlah pekerja tambang di PT CAS (Cahaya Alam Sejahtera di Jalan Kodeco Km 33, Desa Mentawakan Mulya, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Gerak cepat Kepolisian dalam penanganan kasus kecelakaan tambang yang semoat membuat diantara 22 pekerja ini terperangkap, diapresiasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel.

“Kita bersama masyarakat Banua sangat mengapresiasi gerak cepat aparat Kepolisian dalam hal ini Dit Reskrimsus Polda Kalsel dengan sigap melakukan penanganan kasusnya,” kata  Ketua KAKI Kalsl, H Husaini. kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).

Dikatakan, gerak cepat yang dimaksud adalah sejak terjadinya musibah tersebut, pihak kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas dan Tim Rescue Jhonlin langsung bergerak untuk mencari korban yang tertimbun.

“Kita banyak menerima masukan dan saran dari masyarakat agar kasus kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut tak terulang dan sejumlah masyarakat mempertanyakan kelanjutan atas kasus tersebut.

Sebenarnya kami berencana mengadakan aksi untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat di Mako Dit Reskrimsus Polda Kalsel.

Namun karena ada kunjungan dari Komisi III DPR RI hal tersebut kami batalkan. Dan kami sudah mendapatkan penjelasan kasus ini dari pihak Ditreskrimsus,” tambahnya.

Menurut Husaini, dari komunikasi yang telah ia lakukan dengan aparat kepolisian yakni, Kasubdit IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Kalsel, AKBP Endang Agustina, sudah ada ditetapkan tiga tersangka dalam kasus kecelakaan kerja di tambang PT CAS.

“Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. sebab, aparat kepolisian saat ini terus bekerja melakukan penyelidikan,” ucap H Husaini.

Baca Juga :   SAMPAH Hampir Dua Ton Terkumpul dari Tukar Sembako

Ditanya,  apakah aktivitas yang dilakukan PT CAS ini menyalahi aturan?.

Husaini mengatakan, sepengetahuan dirinya izin usaha pertambangan perusahaan perusahaan tersebut sudah tak aktif lagi.

“Karena itu dinas terkait, baik itu ESDM Kalsel maupun yang lainnya harus aktif untuk memantau agar kejadian seperti ini tak terulang kembali. Sebab ada korban jiwa yang ditimbulkan dari musibah ini,” harap Husaini.

Ia meminta kepada pihak terkait untuk segera mengevaluasi dan menginventarisir tambang-tambang di Kalsel yang melakukan aktivitas seperti PT CAS karena sangat berbahaya.

“Jika sampai saat ini masih ada aktivitas tambang seperti yang dilakukan PT CAS tentu patut dipertanyakan. Aparat tentu harus segera bertindak,” tegas Husaini.

Diketahui, beberapa hari lalu sejumlah pekerja tertimbun longsor saat melaksanakan pekerjaan. Informasi beredar menyebut penyebab terjadinya musibah ini lantaran adanya penampungan air atau tanggul yang jebol, sehingga air yang deras disertai lumpur mengalir menerobos masuk ke dalam lubang galian tambang batubara.

“kedepannya ini yang tidak kita inginkan, dan semua harus turun tangan terhadap hal yang bisa membahayakan pekerja tambang,” pungkas Husaini. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air
KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah
KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki
TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026
DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027
EVALUASI TOTAL Keselamatan Pelayaran, Begini Penegasan Ketua DPRD Kalsel
PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring
SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 00:31

OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air

Rabu, 16 September 2026 - 21:58

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah

Rabu, 16 September 2026 - 21:53

KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki

Rabu, 16 September 2026 - 21:47

TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026

Rabu, 16 September 2026 - 21:36

DPRD KALSEL, Paripurna Tanggapan Eksekutif soal RAPBD 2027

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

SATGAS Udara Karhutla Siagakan Tiga Helikopter

Rabu, 16 September 2026 - 18:05

TERIDENTIFIKASI Enam Korban Meninggal Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca