SuarIndonesia – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalimantan Selatan (Kalsel, Muhammadun yang biasa disapa Madun, telah diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalsel, Jumat (11/10/2024).
Ia ditemani staf menggunakan mobil berplat merah (dinas), memenuhi panggilan pihak penyidik, sejak pagi hingga menjelang salat Jum’at. Tak lama kemudian bergegas masuk mobil meninggalkan markas Dit Reskrimum.
“Iya sudah pemeriksaan terhadap Muhammadun, selanjutnya kita akan lakukan permintaan pendapat ahli atau legal opinion untuk menentukan apakah masuk pidana atau bukan,” kata Direktur Reskrimum, Kombes Pol Erick Frendriz, ketika ditanya wartawan.
Sebelumnya, Kadisdikbud Kalsel ini dilaporkan aktivis LSM Aliansyah pada Selasa 10 September 2024, atas dugaan pengancaman melalui telepon.
Semua pasca dari aksi demo yang dipimpinnya di Kantor Gubernur Kalsel pada Jumat 6 September 2024.
Saat itu Aliansyah berperan sebagai koordinator LSM yang mendesak agar jabatan Madun sebagai Kadisdikdub Kalsel dicopot dengan alasan telah berlaku diluar etika saat berbicara di acara resmi di sebuah hotel, yakni memakai sandal dan merokok hingga ditegur marah-marah. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















