SuarIndonesia – Gorong-gorong Jembatan Sapta Marga yang sempit disebut menjadi penyebab banjir. Terutama daerah Suratno.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru, Subrianto, tak menampik jembatan Sapta Marga menjadi salah satu penyebab banjir di titik tertentu.
Menurut pria yang akrab disapa Sobri, ini pihaknya sudah membuat usulan ke PUPR Provinsi Kalsel untuk mengganti desai jembatan tersebut.
PUPR provinsi harus memutar otak mencari solusi terbaik.
Sebabnya, jembatan itu bukan provinsi yang membangun, namun dibangun oleh Pemko Banjarbaru dengan model seperti yang sekarang.
Pada 2017 – 2018 silam aset jembatan itu diserahkan ke provinsi, dan kini menjadi kewenangan provinsi.
“Solusi paling gampang dibongkar, tapi jika dibongkar sayang juga dengan bangunan yang ada,” jelas Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, Senin (13/3/202). (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















