JEMBATAN Mahakam Bakal Dipasang Sensor Cegah Penabrakan

- Penulis

Senin, 28 April 2025 - 21:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal tongkang tongkang BG Azamara 3035 milik PT SKA dievakuasi usai menabrak pilar fender Jembatan Mahakam. (Foto: ANTARA/HO-Pelindo Samarinda)

Kapal tongkang tongkang BG Azamara 3035 milik PT SKA dievakuasi usai menabrak pilar fender Jembatan Mahakam. (Foto: ANTARA/HO-Pelindo Samarinda)

SuarIndonesia — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Samarinda segera memasang alat sensor untuk mencegah risiko tertabraknya jembatan di masa mendatang sebagai respons atas insiden tertabraknya Jembatan Mahakam oleh tongkang pada Sabtu (26/4/2025) lalu.

“Langkah ini diinisiasi Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), meliputi pemasangan sensor kecepatan arus, ketinggian permukaan air dan ketinggian muatan kapal, yang diharapkan dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas di perairan Sungai Mahakam,” ungkap General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda Kapten (Capt) Suparman saat dikonfirmasi di Samarinda, Senin (28/4/2025).

Pelindo menyatakan kesiapan untuk membantu menuntaskan penanganan insiden tongkang BG Azamara 3035 milik PT SKA yang hanyut dan menabrak Jembatan Mahakam pada Sabtu (26/4) sekitar pukul 23.00 Wita.

Pihaknya menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung proses evakuasi hingga tuntas.

Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kepolisian, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Otoritas Pelabuhan, serta instansi pemerintah daerah. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan penanganan insiden berjalan lancar, tepat sasaran dan tuntas.

Capt Suparman mengklarifikasi bahwa insiden terjadi di luar jam operasional pelayanan Pelindo Regional 4 Samarinda yang berakhir pada pukul 17.00 Wita.

Kendati demikian, respons cepat tetap diutamakan dengan mengerahkan sumber daya dan personel untuk membantu proses evakuasi di lokasi kejadian.

Baca Juga :   DIRUMAHKAN Puluhan Karyawan Hotel Batung Batulis

Selain rencana pemasangan sensor, Pelindo Samarinda juga meningkatkan upaya sosialisasi kepada seluruh pengguna jasa pelabuhan dan operator kapal.

Sosialisasi itu menekankan pentingnya mematuhi prosedur keselamatan dan melakukan koordinasi dengan pihak pelabuhan, terutama untuk aktivitas pelayaran di luar jam pelayanan aktif.

Sementara itu, Senior Vice President Sekretaris Perusahaan Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Tubagus Patrick menambahkan kronologi penanganan insiden dari sisi Pelindo.

Pihaknya menerima informasi dari agen PT Samudera Karunia Abadi (PT SKA) pada pukul 23.50 Wita dan langsung bergerak cepat.

“Pukul Minggu (27/4) pukul 00.05 Wita kami mengerahkan dua unit kapal tunda yaitu TB Sungai Sepaku dan TB Herlin 19 untuk menahan tongkang BG Azamara 3035 agar tidak hanyut dan agar tidak mengenai jetty Pertamina dan kapal lainnya,” jelas Tubagus Patrick, dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Selanjutnya, TB Herlin 19 bersama TB Sea Lion 05 milik PT SKA membantu menambatkan kapal tongkang di dekat Masjid Jami’ Karang Asam, Samarinda.

Proses evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 04.30 Wita dengan memindahkan tongkang ke lokasi yang aman. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital
DIMONITORING -EVALUASI Dishub Balangan Area Parkir Pasar Tradisional
PEMBANGUNAN IKN Diarahkan ke Sembilan Wilayah Perencanaan
APRESIASI Langkah Berani TNI AL Mengembangkan Budidaya Kedelai di Lahan Tergolong Menantang.
ANGGARAN BTS dan BRT Banjarbakula dapat Dukungan DPRD Kalsel
ANGGARAN MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun pada 2026
PASAR RAKYAT Banjarmasin Dimodernisasi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca