SuarIndonesia — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mengedukasi jemaah calon haji Indonesia agar memprioritaskan ketahanan fisik demi kelancaran puncak ibadah haji, yakni wukuf di Padang Arafah dengan tidak memaksakan diri ke Masjidil Haram saat padat..
Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Daker Makkah PPIH Arab Saudi Abdillah M Thohir di Makkah, Minggu (10/5/2026), mengatakan untuk mencegah kelelahan fisik di tengah cuaca panas dan kepadatan kota suci, jemaah calon haji disarankan untuk memanfaatkan fasilitas ibadah yang letaknya berdekatan dengan penginapan.
“Tidak perlu memaksakan diri ke Masjidil Haram di waktu-waktu padat. Gunakan fasilitas masjid di sekitar hotel, termasuk mushala yang kami siapkan di penginapan, dalam rangka menjaga ketahanan fisik jemaah calon haji,” ujar Abdillah.
Terkait kedatangan jemaah calon haji yang baru tiba dari Jeddah dan langsung menuju Makkah, Abdillah mengimbau agar mereka beristirahat sejenak sebelum melaksanakan umrah wajib dan menahan diri dari euforia ibadah sunah yang berlebihan di hari-hari berikutnya.
“Kami mengimbau agar jemaah calon haji tidak memforsir diri. Tujuan utama bapak dan ibu hadir di sini adalah untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Silakan beribadah sunah, namun jangan sampai kelelahan sehingga saat pelaksanaan wajibnya fisik tetap terjaga dengan baik,” kata Abdillah.
Abdillah menambahkan, pihaknya terus melaksanakan visitasi dan edukasi secara sinergis untuk memastikan kesiapan fisik maupun pemahaman manasik para jemaah calon haji.
“Hari ini kami melaksanakan visitasi dan edukasi kepada jemaah calon haji asal Embarkasi Banjarmasin (BDJ 1 dan BDJ 3) di Tower Al-Hidayah. Alhamdulillah jamaah calon haji tampak sangat antusias, sehat, dan ceria,” ujar Abdillah usai kegiatan di Mushala Tower 4, Hotel Al Hidayah.
Ia menjelaskan, edukasi tersebut melibatkan kolaborasi berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan, layanan lansia dan disabilitas, hingga bimbingan ibadah. Tujuannya adalah memastikan seluruh jemaah calon haji siap sepenuhnya menyambut wukuf pada 9 Dzulhijjah mendatang.
Kendalikan komorbid dan hindari kelelahan
Sementara itu, dilansir dari Antara, PPIH Arab Saudi mengimbau jemaah calon haji (JCH) asal Indonesia untuk proaktif mengendalikan penyakit penyerta atau komorbid dan menghindari kelelahan agar ibadah di Tanah Suci berjalan optimal.
Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi Edi Supriyatna, menekankan pentingnya adaptasi fisik dan pengaturan tenaga bagi para jemaah selama berada di Makkah.
“Harapannya kita menyesuaikan dengan situasi di sini. Artinya, jangan memaksa tenaga sampai kita lelah. Karena kalau sudah lelah, akan terjadi gangguan kesehatan yang berakibat tidak bisa melakukan ibadah dengan baik,” ujar Edi di Makkah, Minggu (10/5/2026).
Edi memaparkan perlunya langkah antisipasi yang tepat berdasarkan pemetaan tren kesehatan jemaah yang baru tiba.
Bagi jemaah calon haji gelombang kedua yang tiba di Makkah dari Jeddah, fokus utama tim kesehatan adalah memastikan kondisi komorbid bawaan dari Tanah Air, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, tetap terkendali.
Pengendalian yang baik melalui kedisiplinan minum obat dan istirahat sangat diperlukan agar penyakit tersebut tidak kambuh saat berada di Tanah Suci. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















