JELANG LEBARAN 2026, Pemerintah Jamin Stok Pangan, BBM, dan LPG Aman

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Prof Sufmi Dasco Ahmad, didampingi beberapa Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Dok Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Prof Sufmi Dasco Ahmad, didampingi beberapa Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Dok Sekretariat Presiden)

SuarIndonesia — Pemerintah menyatakan kesiapan stok pangan dan pasokan energi di dalam negeri dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

“Saya mengurusi pangan, bagaimana Lebaran itu ketersediaan terjaga dan harga tetap terjangkau,” kata Zulkifli Hasan.

Ia mengatakan fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga ketersediaan barang di pasar serta memastikan stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Pria yang karib disapa Zulhas itu menyatakan pemerintah terus berupaya menjaga pasokan dan stabilitas harga menjelang Lebaran.

Sebagai langkah konkret, Zulhas menyampaikan bahwa dirinya aktif turun langsung ke berbagai daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta mendorong intervensi apabila terjadi kenaikan harga.

“Saya juga sudah minta untuk keliling Indonesia, ke daerah-daerah, bertemu bupati dan wali kota agar menggelar bazar atau operasi pasar,” ujarnya.

Zulhas mengatakan pemerintah daerah dapat mengintervensi harga dengan memanfaatkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memberikan subsidi, baik subsidi transportasi maupun subsidi harga.

Selain sektor pangan, pemerintah juga memastikan ketersediaan energi, mulai dari bahan bakar minyak (BBM) hingga LPG, dalam kondisi aman guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Menteri Bahlil Lahadalia, berdasarkan hasil rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN).

Baca Juga :   BANK KALSEL Bayarkan Dividen Rp56 Miliar ke Pemprov Kalsel,2027 Dividen Ditarget Naik Rp61 Miliar

“Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM untuk menjelang Idulfitri 1447 H, Insya Allah, semuanya aman, termasuk LPG. Jadi tidak perlu ada keraguan, meskipun memang terjadi dinamika global di Iran dan Israel,” kata Bahlil, melansir dari AntaraNews.

Terkait kebijakan harga, Bahlil memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan tekanan terhadap harga minyak mentah dunia.

“Harga BBM bersubsidi saya pastikan sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan. Sekalipun terjadi kenaikan harga minyak akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran,” katanya lagi.

Namun, untuk jenis BBM non-subsidi, Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022.

Pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga secara intensif hingga masa libur Lebaran usai, guna memastikan aktivitas ekonomi nasional dan mobilitas masyarakat berjalan lancar tanpa terkendala kebutuhan pangan maupun energi. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi
EKSPOR Benih Lobster Disetop Selamanya
TARGET 2026 Bedah 413 Rumah Tidak Layak Huni di Kalsel, Calon Penerima Cek Melalui DTSEN
TARGET EKONOMI Tinggi Tapi Anggaran Minim, DPRD Kalsel Ingatkan Bappeda dan BPKAD
TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah
DISEBUT Untuk Referensi Bank Kalsel, Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Kredit UMKM Bank BPD DIY, Bunga 3 Persen
IWAPI Dorong Bank Kalsel Beri Kredit 0 Persen untuk UMKM Perempuan
BANK KALSEL Siapkan Aksel University, Fokus Perbankan Syariah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca