JAMAAH “Membanjiri” Sekumpul, Inilah Cerita dan Kesan Para Pendatang

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2020 - 19:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jamaah “membanjiri” (banyak berdatangan,red) ke Sekumpul Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, sejak Kamis (27/2/2020) dan Jumat (28/2/2020).

Semua tak lain mengikuti, melihat secara dekat haul Al’Allamah KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul ke-15 Tahun 2020.

Tak hanya dari Kalimantan, tapi sudah banyak pula dari yang dari pulau jawa, dan mereka ada menginap di tempat saudara, anak, kenalan serta adanya juga tidur di sejumlah mushala dan rumah-rumah penduduk setempat.

Hj Atika dan suaminya H Kausar beserta sejumah keluarganya yang lain.

“Kami sudah hampir sekitar setengah bulan lalu berada di Sekumpul. Datang naik pesawat,” ungkap Hj Atika, yang berasal dari Sitobondo Jawa Timur ini.

 

Memang katanya ini yang pertama ikut hadiri haul Abah Guru Sekumpul.

“Yah kami selain bersillaturohin, (bersilarurahmi)  juga mencari barokah hidup sehat dunia akhirat,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan sang suami H Kausar. “Kami memang cari barokahnya, ikut pengajian di haul ini. Mudahan selamat dunia-akhirat,” tuturnya.

Diketahui, jemaah yang datang mau mengikuti acara haul ke 15 Guru, yang puncak pelaksanaannya 5 Rajab 1441 H bertepatan 1 Maret 2020.

Bahkan jamaah dari provinsi tetangga (Kaltim) rela pula datang lebih awal ke Sakumpul Martapura guna menghindari kemacetan lalu lintas.

Pasalnya dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya kalau datang ke Sakumpul mendekati hari “H”, selain menemui kemacetan lalu lintas, juga tidak kebagian tempat dekat kubah makam Abah Guru Sekumpul.

Sementara warga Kalsel atas inisiatif sendiri membuka posko-posko, menyediakan tempat beristirahat jemaah yang melintas mau/dari haul.

Bahkan ada yang menyediakan makanan serta minuman gratis. Begitu pula, sejumlah bengkel menyediakan layanan gratis atas perbaikan dari kerusakan ringan kendaraan bermotor Jemaah.

Baca Juga :   REFLEKSI Hidupkan Kembali Perjuangan Pahlawan Bangsa, Menghadapi Tantangan Saat Ini

“Saya terasa enak ketika berada di Martapura, orangnya ramah=ramah, dan itu lo, untuk makanan pada gratis. Inilah berkahnya dari haul,” tambahnya

Rizky Kurnia (47), yang datang bersama istrinya, Sarifah Naniroh Al Idrus serta anak serta cucu, Habib Alwi dan Habib Haidar Al Idrus.

“Kami dari Jakarta datang sejak Rabu lalu naik pesawat dan rombongan keluarga tidur di rumah penduduk,” ujarnya Rizky Kurnia, seharinya pedagang bakso di Koja Jakarta ini,

Memang katanya, pada awal tidak mengenal sosok disebut Guru Sekumpul ini, dan juga tidak pernah ikut pengajiannya

“Baru setelah beliau wafat lihat-lihat via youtube. Tertarik apa disampaikan guru, dan sejak mulai tahun 2018, saya tiap haul Guru Sekumpul datang dengan rezeki yang ada, datang tak disangka-sangka,” ucapnya.

Tahun ini (2020) kali ketiga. Dan yang tahun ini, sejak lama sudah ada diniatkan jika ada rezekinya.

“Eh tiba-tiba ada orang tak saya kenal menghapiri saya jualan bakso. Orang itu penampilan seperti polisi, beri uang, dan dagangan cukup laris/untung.

Yah ini juga saya aneh dan bingung juga. Tapi inilah kalau sudah dinazarkan, dan saya pengen tiap tahun ikuti haul di sini,” tambah warga yang mengaku tinggal di Jalan Deli, Koja Jakarta Utara ini.

Tuan Guru Haji Ijai, seorang ulama kharismatik yang terkenal sejak tahun 1980-an dan tersyuhur hingga provinsi lain/luar Kalsel.

Bahkan sejumlah tokoh/pemimpin nasional datang ziarah ke makam almarhum. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca