ISTANA Negara IKN Diresmikan Presiden Jokowi

- Penulis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo menekan tombol sirine sebagai visualisasi atas seremoni peresmian Istana Negara IKN, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (11/10/2024). (ANTARA/Andi Firdaus)

Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo menekan tombol sirine sebagai visualisasi atas seremoni peresmian Istana Negara IKN, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (11/10/2024). (ANTARA/Andi Firdaus)

SuarIndonesia — Presiden Joko Widodo meresmikan Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, Jumat, sebagai fasilitas kediaman resmi Presiden Indonesia.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, saya resmikan Istana Negara di Ibu Kota Nusantara,” kata Presiden Jokowi saat menutup pidatonya pada agenda peresmian Istana Negara IKN, diikuti dalam jaringan (daring) Sekretariat Presiden di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (11/10/2024).

Prosesi peresmian Istana Negara IKN diawali dengan penyerahan sertifikat Istana Negara dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Sertifikat hak pakai nomor 11 itu bernomor induk bidang elektronik 1484 atas nama Pemerintah RI dengan luas 56,87 hektare.

Istana Negara terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, menempati lahan kompleks Istana Kepresidenan dengan luas tapak mencapai 334.200 meter persegi.

Seremoni peresmian Istana Negara IKN dilakukan Presiden Jokowi dengan menandatangani prasasti dan penekanan tombol sirine.

Selain Istana Negara, di lokasi itu juga ada Istana Garuda yang berfungsi sebagai kantor presiden. Istana Garuda terletak di atas bukit, di belakang Istana Negara, dan menghadap ke Taman Plaza Seremoni dan Bukit Bendera IKN.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi hanya meresmikan Istana Negara sebab Istana Garuda masih tahap penyelesaian akhir bangunan yang diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan ke depan.

“Karena Istana Garuda saat ini masih dalam proses finishing dan dimungkinkan masih memakan waktu satu bulan ke depan maka pada hari ini saya akan meresmikan Istana Negara terlebih dahulu dan nanti untuk Istana Garuda akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Kegiatan peresmian Istana Negara IKN turut dihadiri Ibu Iriana Joko Widodo, Menteri PUPR sekaligus Plt. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain itu, hadir juga Wamen ATR Raja Juli Antoni, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Polisi Nanang Avianto, beserta perwakilan dari pemerintah daerah setempat.

Baca Juga :   PRESIDEN Prabowo ke Para Menteri: Tinggalkan yang Terlalu Protokoler, 'Feodal'

Peresmian Istana Garuda oleh Prabowo

Sementara itu, Presiden Jokowi menyerahkan agenda peresmian fasilitas Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, kepada presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Untuk Istana Garuda nanti akan diresmikan oleh Presiden baru bapak Prabowo Subianto,” kata Presiden Jokowi diikuti dalam jaringan (daring) Sekretariat Presiden di Jakarta, Jumat (11/10/2024).

Sebelumnya, dalam pidatonya dalam agenda peresmian Istana Negara IKN, Jokowi mengatakan alasan penyerahan tersebut dikarenakan bangunan Istana Garuda masih dalam tahap finishing.

“Karena Istana Garuda saat ini masih dalam proses finishing dan dimungkinkan masih memakan waktu 1 bulan ke depan, maka pada hari ini saya akan meresmikan Istana Negara terlebih dahulu,” tuturnya.

Kepala Negara mengatakan, pemerintah tidak ingin tergesa-gesa dalam menyelesaikan seluruh infrastruktur pendukung ekosistem di IKN.

Sebab, hal terpenting menurut Jokowi adalah kegiatan pembangunan yang berjalan sesuai dengan target waktu yang sebelumnya telah ditentukan.

Jokowi juga berharap kehadiran Istana Negara dan Istana Garuda di kompleks Istana Kepresidenan IKN dapat menopang berbagai kegiatan kenegaraan yang berskala besar.

“Kita harapkan nanti, kegiatan-kegiatan kenegaraan yang besar, yang butuh tempat yang gede, bisa dilakukan di sini, di IKN,” harapnya.

Saat ditanya terkait kualitas dan mutu dari bangunan Istana Negara IKN, Jokowi pun memilih untuk bicara apa adanya.

“Kalau dari sisi kualitas, saya harus ngomong apa adanya ya, bagus, bagus. Finishing-nya bagus, pengecatan bagus, sampai detil-detil ukirannya bagus, saya kira kualitasnya bagus,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung
NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN
DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta
IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie
SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca