INGIN MENIKAHI DITOLAK, Rumah Keluarga Sang Cewek Idamaan Dilempari Molotov

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Ingin menikahi ditolak, lantas  DH (38) nekat, yang jadi sasaran rumah keluarga sang cewek idamaan dilempari molotov.

Tersangka melempar molotov (botol berisi bahan bakar) ke rumah Hj Rusmilawati atau Hj Lena.

Dari hasil penyelidikan atas kasus terjadi di Jalan Cemara Ujung Komplek Helina Kelapa Indah 2 Banjarmasin Utara, ini tersangka  DH (38) berhasil ditangkap.

“Tersangka DH warga Jalan A Yani I Banjarmasin Timur, ditangkap saat berada di rumahnya, Selasa (24/2/2026)

“Ia telah diamankan dan dikenakan pasal 308 No 1 Tahun 2023 KUHP Baru,” kata Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Sunardi SAP.

Dikatakan, tersangka melakukan aksinya pada Minggu (22/2/2026),  saat penghuni rumah tengah bersiap  berbuka puasa.

Tiba-tiba ada orang  melemparkan molotov ke arah rumah korban, mengenai bagian atap teras hingga sempat memicu kobaran api kecil dan membuat penghuni panik.

Beruntung, atap teras rumah terbuat dari seng sehingga api tidak cepat menjalar ke bagian lain bangunan. Api yang muncul tidak berlangsung lama dan berhasil padam sebelum menyebabkan kerusakan lebih besar.

Pihak korban menduga aksi teror itu mengarah pada seseorang yang pernah menaruh perasaan kepada putrinya. Ia menyebut, teror dan ancaman sudah beberapa kali terjadi, meski pelemparan molotov baru pertama kali.

Baca Juga :   PESANTREN RAMADAN di Banjarmasin: Ratusan Santri Al-Falah Mengabdi

“Ancaman ke keluarga kami ini sudah sering. Bahkan orang yang kami curigai itu pernah mengancam akan menghabisi keluarga kami dan membakar rumah.

Baru beberapa hari juga mengancam bahwa dalam minggu ini salah satu keluarga kami akan mati,” ungkap mereka, yang dibenarkan Kapolsek.

Menurut piohak keluarga, pria tersebut sebelumnya ingin menikahi putrinya. Namun karena ditolak, pria itu diduga mulai meneror.

“Sejak ditolak, teror mulai terjadi sekitar Oktober tahun lalu, cucu saya pernah diteror sampai ke sekolah, dan juga pernah dikejar dengan senjata tajam.

Kami juga pernah mendatangi rumahnya dan memintanya tidak mengganggu lagi, tetapi sampai sekarang masih terjadi,” ucap Lena.

Sebelum kejadian pelemparan molotov, warga juga sempat melihat dua pria mencurigakan mondar-mandir di dalam kompleks menggunakan sepeda motor matik.

Dugaan itu juga diperkuat rekaman CCTV milik warga. Kejadian dilaporkan ke pPlisi, berharap pelakunya terungkap.

Anggota Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, diback-up Anggota Resmob Ditreskrimum Polda Kalsel, Angggota Macan Polresta Banjarmasin, berhasil mengamankan tersangka. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca