HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan pemantauan titik panas atau hotspot tetap dilakukan secara ketat meski adanya tren penurunan sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap optimal.

“Hotspot menurun bukan berarti kita menurunkan kewaspadaan. Angka yang turun ini menunjukkan upaya pengendalian berjalan, tetapi potensi api masih ada dan bisa kembali meningkat sewaktu-waktu,” kata Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng Agustan Saining di Palangka Raya, Rabu (9/9/2026).

Adapun tren penurunan hotspot mengacu pada data yang dirilis Dinas Kehutanan Kalteng bersumber dari laman sipongi.gakkum.kehutanan.go.id dengan tingkat kepercayaan Medium–High. Pemantauan berlangsung dalam masa Status Tanggap Darurat Karhutla yang berlaku sejak 31 Agustus hingga 29 September 2026.

Tercatat per 8 September 2026, hotspot di Kalimantan Tengah sebanyak 950 titik. Jika dibandingkan data sejak 6 September, jumlah hotspot mulai mengalami penurunan.

Pada 6 September sebanyak 5.746 titik hotspot , kemudian 7 September turun menjadi 1.824 titik hotspot dan pada 8 September turun kembali menjadi 950 titik.

Baca Juga :   PENANGANAN Karhutla Tumbang Nusa Terus Dilakukan

Agustan menekankan pemantauan dan penanganan karhutla terus dilakukan di seluruh wilayah, khususnya daerah yang masih mencatat angka hotspot tinggi, seperti Pulang Pisau dengan 341 titik, Kotawaringin Timur 125 titik hingga Sukamara 123 titik.

“Kami tetap memantau setiap titik yang terdeteksi,” tutur Agustan dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan sesuai instruksi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran pihaknya memastikan penanganan karhutla dilakukan secara terus-menerus dengan cepat dan tepat, serta sinergi yang baik bersama semua pihak. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla
MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan
VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas
PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027
PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla
TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca