Hadir Pemutaran Film Layar Banjar di Cafe Capung, Ibnu Apresiasi Budaya Lokal Diangkat

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2019 - 09:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Forum Sineas Banua menggelar pemutaran film Layar Banjar di Cafe Capung. Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina yang turut mengapresiasi pembuatan film yang mengangkat budaya lokal tersebut, Jumat (3/5/2019).

Ibnu Sina menuturkan apresiasinya terhadap pemutaran film tersebut. “Kita turut apresiasi film yang memunculkan ide baru mengangkat budaya lokal,” tuturnya.

Dirinya juga menuturkan di Banjarmasin memiliki budaya sungai dan adat istiadat yang khas. Dengan adanya ide yang dimunculkan dari cerita lokal, bisa diangkat ke pentas nasional. “Banyak ide cerita lokal yang menarik yang bisa diangkat sekaligus dapat mengangkat potensi wisata di Banjarmasin,” ujarnya.

Potensi yang dimiliki Forum Sineas Banua kata dia, sangat besar sehingga dari pemerintah kota sendiri akan membuat sebuah ruangan untuk bisa menjadi wadah yang bisa dimanfaatkan. “Rencana kita membuat sebuah co-working space atau untuk menjadi wadah yang bisa dimanfaatkan,” ucapnya.

Dikutip dari voffice, co-working space adalah ruang kerja baru di mana pengguna bekerja dengan orang-orang lain dari perusahaan atau organisasi yang berbeda di satu tempat. Co-working space berasal dari bahasa Inggris yang berarti ruang yang digunakan untuk bekerja, menghasilkan karya secara bekerja sama baik antar individu maupun perusahaan yang memiliki latar usaha berbeda.

Co-working space mengedepankan konsep sharing atau berbagi. Dalam satu ruangan terdapat berbagai individu, komunitas, maupun perusahaan, khususnya start-up. Biasanya terdapat satu ruangan terbuka untuk digunakan bersama dan ruangan-ruangan kecil yang dapat disewa per individu atau per komunitas atau perusahaan.

Baca Juga :   KORBAN yang Ditikam Juru Parkir Hembuskan Nafas Terakhir di RSUD Ulin

Ditemui di lain sisi, Sarwani Muhammad selaku ketua pelaksana menuturkan program yang diinisiasi oleh Forum Sineas Banua ini bertujuan mengapresiasi karya film lokal.

Streaming tersebut berlangsung di tujuh tempat. Pemutaran film ini dimulai pada tanggal 29 April-3 Mei dengan 20 film yang ditampilkan dari 18 komunitas yang penayangannya dibagi per slot.
Dalam pemutaran film ini juga dibuka donasi yang bertujuan untuk membantu para film maker.

Dirinya menuturkan pada malam puncak Layar Film Banjar 2019 ditayangkan dua film yaitu Cerita Hantu dan Penganten Bini. “Film hantu itu shootingnya di luar daerah dan film makernya dari Banjarmasin yang tentunya juga tetap mengangkat budaya lokal,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap dari pemerintah daerah dapat membantu terciptanya ekosistem perfilman untuk streaming film alternatif atau film lokal. ” Perlu wadah untuk streaming film alternatif atau film lokal untuk terciptanya ekosistem tersebut,” jelasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca