GUBERNUR Sabran Berharap Putra-putri Kalteng Terus Terakomodir ke Kementerian

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). (SI/ANTARA/Galih Pradipta)

Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). (SI/ANTARA/Galih Pradipta)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran berharap ke depan akan terus ada putra-putri terbaik dari provinsi setempat yang terakomodir ke kementerian.

Agustiar dihubungi dari Palangka Raya, Senin (8/9/2025) malam mengatakan, mengapresiasi keputusan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang telah melantik Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI).

“Terima kasih Pak Presiden bisa mengakomodir salah satu putra terbaik Kalimantan Tengah,” tutur Agustiar Sabran dilansir dari AntaraNews.

Dia berharap agar senantiasa dapat menjalin sinergi serta kolaborasi yang solid, termasuk dengan pemerintah pusat, melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya semoga amanah dan bertanggungjawab, memberi keberkahan bagi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Mukhtarudin merupakan Anggota DPR RI yang kini resmi mengemban jabatan baru sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, menggantikan Abdul Kadir Karding.

Mukhtarudin menerima jabatan baru tersebut setelah beberapa waktu lalu dipanggil ke Istana Negara di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto di tengah isu perombakan Kabinet Merah Putih.

Mukhtarudin dipanggil ke Istana bersama sejumlah tokoh lain, termasuk Kepala LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Badan Haji Irfan Yusuf atau Gus Irfan, hingga Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto.

Baca Juga :   KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Lahir di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada 6 September 1964, Mukhtarudin merupakan politisi kader Partai Golongan Karya yang sebelumnya menjadi anggota Komisi VII DPR RI masa jabatan 1 Oktober 2019 – 8 September 2025.

Mukhtarudin memiliki riwayat pendidikan di SD Negeri 02 Pangkalan Bun pada 1977, SMP Negeri 1 Pangkalan Bun pada 1981, SMA Negeri 1 Pangkalan Bun 1984, dan Sarjana Pendidikan (S1) Ilmu Administrasi Negara Universitas Lambung Mangkurat.

Sebelum memasuki menjadi anggota DPR RI dari 2004 hingga sekarang, Mukhtarudin merupakan pengusaha swasta sekaligus Kabid Promosi Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (1990-2002).

Mukhtarudin kemudian menjadi Anggota Komisi VI DPR RI pada 2019–2021, dan Anggota Komisi VII DPR RI pada 2021–2025. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan
BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam
SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41

DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38

KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:39

KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08

SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42

KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru

Hukum

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:01

Informasi sebaran titik panas (hotspot) di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. (Foto: HO-BMKG Balikpapan)

Kaltim

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:04

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Kaltara

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca