GUBERNUR Muhidin: Kondisi Karhutla Kalsel Masih Terkendali

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur didampingi wagub memberikan keterangan. Foto : istimewa

Gubernur didampingi wagub memberikan keterangan. Foto : istimewa

Suarindonesia – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, memastikan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus meningkatkan kewaspadaan dengan memantau perkembangan titik panas (hotspot) dan kondisi lahan gambut di berbagai wilayah.

Hal tersebut disampaikan Muhidin usai memimpin Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (6/7/2026).

Muhidin mengatakan, berdasarkan paparan yang diterima dalam rapat, jumlah hotspot terbanyak terpantau berada di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Balangan. Namun, sebagian besar titik panas tersebut berasal dari kawasan pertambangan batu bara, bukan kebakaran lahan.

“Tadi kita mendengarkan paparan bahwa hotspot yang cukup tinggi berada di Tapin dan Balangan. Namun, ternyata banyak titik panas itu berada di kawasan batu bara sehingga bukan merupakan kebakaran lahan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan masih ditemukan beberapa titik api yang berada di lahan terbuka. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah agar dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Untuk titik api di lahan memang ada beberapa yang terpantau. Karena itu, seluruh jajaran diminta terus melakukan pemantauan dan penanganan secara cepat apabila ditemukan titik api,” katanya.

Menurut Muhidin, hingga saat ini situasi karhutla di Kalimantan Selatan masih relatif aman. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama BPBD, TNI, Polri, serta seluruh anggota Satgas Karhutla akan terus melakukan pemantauan intensif, terutama terhadap kondisi lahan gambut yang menjadi salah satu indikator penting dalam penetapan status siaga.

Baca Juga :   CEGAH KARHUTLA, Petani Diimbau Buka Lahan Secara Manual

“Sampai saat ini kondisi Kalimantan Selatan masih aman. Namun, kami meminta BPBD bersama tim terus melihat kondisi struktur lahan gambut, apakah masih basah atau sudah mulai mengering,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila hasil pemantauan menunjukkan lahan gambut mulai mengering dan potensi kebakaran meningkat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempertimbangkan penetapan status siaga karhutla.

“Kalau lahan gambut sudah mulai kering, tentu itu akan menjadi salah satu pertimbangan untuk berkoordinasi dengan BNPB terkait penetapan status siaga. Yang terpenting saat ini adalah langkah pencegahan terus diperkuat agar kebakaran hutan dan lahan tidak sampai meluas,” tutup Muhidin.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PAMOR Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Rp64,45 Triliun
GERMAS Ceria 2026 di HST Perkuat Generasi Muda Sehat dan Berkarakter
MENAG Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Kalsel jaga Persatuan dan Alam
DIAJAK Wagubn Kalsel Perkuat Persatuan pada Tabligh Akbar di Sabilal Muhtadin
RATUSAN Kontingen Pramuka Kalsel Siap Harumkan Banua di Jambore Nasional XII
DIPERKUAT Bangun Banua Transparansi Lewat Dialog Terbuka Bersama Insan Pers
DIPIMPIN Sekdaprov Kalsel Visitasi Kepemimpinan Nasional ke Jawa Timur
TPID Kalsel Optimistis Pengendalian Inflasi Mulai Membuahkan Hasil

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca