MENAG Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Kalsel jaga Persatuan dan Alam

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur dan wagub saat menyampaikan sambutan di hadapan Menteri Agama. Foto : istimewa

Gubernur dan wagub saat menyampaikan sambutan di hadapan Menteri Agama. Foto : istimewa

Suarindonesia – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyambut kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia KH. Nasaruddin Umar beserta rombongan dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan. Penyambutan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para habib, tokoh agama, serta ribuan undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, kerukunan antarumat beragama, serta kelestarian lingkungan sebagai fondasi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Nasaruddin menilai Kalimantan Selatan merupakan daerah yang patut disyukuri karena dianugerahi kekayaan alam dan potensi yang melimpah. Menurutnya, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kuatnya persatuan, baik antaretnis, antarumat beragama, maupun antara pemerintah dan masyarakat.

“Persatuan dan kesatuan, persatuan antaretnik, persatuan antarumat beragama, persatuan antara sesama pemerintah dengan masyarakat, itu kunci. Kalau itu berhasil, maka langit juga akan membuka rezekinya, bumi pun juga akan membuka rezekinya. Itu keyakinan kita sebagai umat beragama,” ujar Nasaruddin ditemui usai Silaturahmi bersama tokoh agama se-Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).

Ia berharap Kalimantan Selatan dapat mencapai berbagai target pembangunan yang telah disusun bersama, mulai dari intensifikasi pertanian, sektor perkebunan, perdagangan, hingga sektor lainnya. Menurutnya, berbagai target tersebut akan lebih mudah diwujudkan apabila kerukunan dan persatuan masyarakat terus terjaga.

Nasaruddin juga menyoroti pentingnya peran tokoh lintas agama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Ia menilai kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi fundamental untuk mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.

“Kalau tokoh umat beragama ini kompak, maka perbedaan pendapat apa pun juga tidak akan pernah terjadi secara kuat. Tapi sebaliknya, kalau ada gangguan lintas agama, itu puncak dari permasalahan ini. Pengalaman membuktikan bahwa kalau perbedaan etnik, kalau perbedaan politik, tidak seberapa dampaknya, tapi kalau konflik antaragama itu bisa sangat dahsyat. Untuk itu, mari kita jaga bersama kerukunan dan keharmonisan kehidupan umat beragama,” tegasnya.

Baca Juga :   174.791 NARAPIDANA dan Anak Binaan se-Indonesia Terima Remisi HUT ke-81 RI

Selain kerukunan, Nasaruddin mengingatkan masyarakat agar turut menjaga kelestarian alam. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak merusak maupun membakar lingkungan, tetapi membangun hubungan yang harmonis dengan alam.

“Jangan memusuhi alam, jangan membakar alam, jangan merusak alam. Tapi mari kita bersahabat dengan alam. Insya Allah alam itu akan memberikan, membuka dirinya, membuka rahasianya, membuka rahmatnya kalau kita mendekati secara rohani,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Menteri Agama ke Kalimantan Selatan. Menurutnya, kehadiran Menteri Agama menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kalsel.

Muhidin mengatakan kunjungan tersebut semakin memperkuat kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis, toleran, dan penuh persaudaraan.

“Kunjungan Bapak Menteri tentunya juga memperkuat kolaborasi dan sinergi kita untuk mempertahankan kehidupan beragama yang harmonis dan toleran. Insya Allah, Kalsel akan menjadi pilar Indonesia dalam merawat peradaban kehidupan beragama dalam bingkai persatuan, persaudaraan, dan toleransi,” katanya.

Muhidin juga bersyukur di usia ke-76, Provinsi Kalimantan Selatan tetap dikenal sebagai daerah yang agamis, aman, dan damai. Ia menyebut peningkatan indeks kerukunan umat beragama tidak terlepas dari kontribusi pendidikan agama, majelis taklim, serta berbagai forum keagamaan yang berkembang di masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk terus memperkuat moderasi beragama demi terwujudnya Banua yang aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PAMOR Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Rp64,45 Triliun
GERMAS Ceria 2026 di HST Perkuat Generasi Muda Sehat dan Berkarakter
DIAJAK Wagubn Kalsel Perkuat Persatuan pada Tabligh Akbar di Sabilal Muhtadin
RATUSAN Kontingen Pramuka Kalsel Siap Harumkan Banua di Jambore Nasional XII
DIPERKUAT Bangun Banua Transparansi Lewat Dialog Terbuka Bersama Insan Pers
DIPIMPIN Sekdaprov Kalsel Visitasi Kepemimpinan Nasional ke Jawa Timur
TPID Kalsel Optimistis Pengendalian Inflasi Mulai Membuahkan Hasil
Dirangkai Peresmian Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hari Jadi Kalsel
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca