GEMPA M 7,1 Landa Jepang, Tsunami Kecil Terdeteksi!

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 01:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang-orang berlindung di luar gedung setelah gempa bumi di Miyazaki, Jepang bagian barat, Kamis (8/8/2024). (Kyodo News via AP)

Orang-orang berlindung di luar gedung setelah gempa bumi di Miyazaki, Jepang bagian barat, Kamis (8/8/2024). (Kyodo News via AP)

SuarIndonesia — Sejumlah tsunami kecil terdeteksi di area pesisir Jepang setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang negara tersebut, hingga memicu peringatan tsunami. Sejauh ini tidak ada kerusakan besar yang dilaporkan di negara tersebut usai gempa mengguncang.

Seperti dikutip detikNews dari AFP, Kamis (8/8/2024), Badan Survei Geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS melaporkan gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 itu mengguncang lepas pantai Kyushu pada Kamis (8/8) sore, sekitar pukul 16.42 waktu setempat. Pusat gempa tercatat berada di kedalaman 25 kilometer dari permukaan laut.

USGS sempat meralat laporannya, dari yang sebelumnya menyebut ada dua gempa kuat mengguncang Jepang, menjadi hanya ada satu gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 yang mengguncang negara tersebut pada Kamis (8/8) sore.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga melaporkan hanya satu gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 yang mengguncang negara tersebut. JMA juga melaporkan bahwa gempa itu memicu peringatan tsunami terhadap area pesisir Jepang, dan warga setempat diimbau menjauhi area pantai.

Dalam laporan awal, JMA menyebut gelombang tsunami hingga setinggi satu meter diperkirakan akan menerjang sejumlah wilayah pesisir di Pulau Kyushu dan Pulau Shikoku. Disebutkan juga oleh JMA bahwa tsunami kecil mungkin terjadi di area Chiba, yang berjarak 850 kilometer dari pusat gempa.

“Tsunami akan terjadi berulang kali. Mohon jangan masuk ke laut atau mendekati pantai sampai peringatan dicabut,” demikian pernyataan JMA via media sosial X.

Namun, menurut laporan terbaru JMA, sejumlah gelombang tsunami kecil dengan ketinggian hanya 50 cm, 20 cm dan 10 cm terdeteksi telah menerjang beberapa area pesisir, termasuk pelabuhan Miyazaki, sekitar satu jam setelah gempa mengguncang.

Baca Juga :   PRESIDEN PRABOWO Terima Pengunduran Diri Sahbirin Noor sebagai Gubernur Kalsel

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik secara terpisah merilis peringatan yang menyebut gelombang tsunami berbahaya mungkin terjadi hingga jarak 300 kilometer dari pusat gempa di Jepang.

Otoritas Jepang belum melaporkan adanya kerusakan besar atau korban jiwa akibat gempa bumi tersebut. Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshimasa Hayashi, mengatakan bahwa “dampak terhadap manusia dan harta benda” masih dalam tahap penilaian oleh otoritas setempat.

“Mengingat situasi ini, perdana menteri (Fumio Kishida) menginstruksikan (para pejabat) untuk memberikan informasi yang tepat waktu dan akurat kepada masyarakat mengenai tsunami dan evakuasi,” ucapnya.

Reaktor Nuklir Dinyatakan Aman

Laporan Otoritas Regulasi Nuklir Jepang menyebut tidak ada kelainan yang terpantau pada pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang ada di area terdampak gempa bumi.

Ditegaskan oleh Otoritas Regulasi Nuklir Jepang bahwa seluruh 12 reaktor nuklir, termasuk tiga reaktor yang saat ini beroperasi, di wilayah Kyushu dan Shikoku tetap dalam kondisi aman.

Gempa di area-area dengan memiliki PLTN telah memicu kekhawatiran utama sejak gempa dahsyat dan tsunami hebat meluluhlantakkan Jepang pada Maret 2011 lalu, yang memicu bencana nuklir Fukushima. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel
SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin
REAKSI KERAS Ketua DPRD Kalsel atas Insiden Keracunan Siswa SMK, Awasi dan Evaluasi Ketat Program MBG
DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer
TIM EKSPEDISI RUPIAN Kalimantan 2026 Dilepas Dankodaeral XIII Bersama KPW BI Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 22:54

KEMENKUM Siapkan Paralegal Perkuat Keadilan Posbankum di Desa

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Senin, 27 April 2026 - 22:28

SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin

Senin, 27 April 2026 - 17:02

DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Berita Terbaru

Madinah pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj Kalsel)

Kalsel

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 Apr 2026 - 23:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca