GEGARA Kippah, Arab Saudi-AS Bersitegang!

- Penulis

Kamis, 14 Maret 2024 - 00:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi. Kippah penutup kepala yang dikenakan pria Yahudi. [dok. Ina FASSBENDER/AFP/File Photo]

Foto Ilustrasi. Kippah penutup kepala yang dikenakan pria Yahudi. [dok. Ina FASSBENDER/AFP/File Photo]

SuarIndonesia — Otoritas Arab Saudi terlibat ketegangan baru dengan Amerika Serikat (AS) dalam insiden melibatkan kippah — penutup kepala pria Yahudi. Seorang rabbi yang memimpin delegasi AS untuk kebebasan beragama, diminta melepaskan kippah yang dikenakannya saat menghadiri pertemuan di kota Diriyah pekan lalu.

Akibat insiden yang terjadi pada 5 Maret lalu itu, delegasi AS akhirnya mempersingkat kunjungannya di Saudi.

Seperti dikutip detikNews dari AFP, Rabu (13/3/2024), otoritas Saudi dalam penjelasannya pada Selasa (12/3/2024) waktu setempat menyebut “kesalahpahaman” sebagai akar dari insiden kontroversial tersebut.

Penjelasan Saudi itu disampaikan setelah Komisi Kebebasan Beragama Internasional AS (USCIRF) mengungkapkan pada Senin (11/3) bahwa delegasinya sedang mengunjungi Diriyah — kota bersejarah yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, ketika ketua komisi mereka, Rabi Ortodoks Abraham Copper, “menolak permintaan agar dia mencopot penutup kepala keagamaannya”.

“Tidak seorang pun boleh ditolak aksesnya ke situs warisan, terutama yang dimaksudkan untuk menyoroti persatuan dan kemajuan, hanya karena keberadaannya sebagai seorang Yahudi,” ucap Cooper dalam pernyataannya.

Setelah terjadi penundaan, Cooper ditolak masuk ke kota tersebut meskipun kunjungannya bersama wakil ketua komisi USCIRF, Pendeta Frederick Davie, telah mendapatkan persetujuan resmi oleh Kementerian Luar Negeri Saudi. Delegasi AS itu lantas memutuskan untuk mempersingkat kunjungannya di Saudi.

Kedutaan Besar Saudi di Washington, dalam pernyataannya, berupaya menyampaikan “klarifikasi” atas insiden yang terungkap ke publik tersebut.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

“Insiden yang sangat disayangkan ini merupakan akibat dari kesalahpahaman protokol internal,” sebut Kedutaan Besar Saudi dalam penjelasannya.

Riyadh mengakui bahwa Cooper “tidak diizinkan masuk ke Gerbang Diriyah”, namun tidak menjelaskan alasan penolakan akses tersebut.

“Persoalan ini telah diselesaikan, namun kami menghormati keputusannya untuk tidak melanjutkan tur,” imbuh pernyataan Kedutaan Besar Saudi, tanpa menjelaskan lebih lanjut bagaimana masalah tersebut diselesaikan.

Hanya disebutkan bahwa Duta Besar Saudi untuk AS, Reema Bandara Al-Saud, telah berbicara dengan Cooper soal insiden tersebut.

Pihak USCIRF, dalam pernyataan terpisah, mengatakan bahwa sangat disesalkan insiden itu terjadi terhadap perwakilan “lembaga pemerintah Amerika yang mempromosikan kebebasan beragama” USCIRF merupakan badan penasihat pemerintah AS, yang diberi mandat oleh Kongres AS.

Insiden tersebut terjadi di tengah ketegangan antara Saudi dan Israel terkait perang yang terus berkecamuk di Jalur Gaza, dan upaya AS untuk mendorong normalisasi hubungan antara kedua negara setelah perang selesai. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:40

DISIAPKAN Ratusan Titik Rumah Oksigen-Mobil Keliling Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Tim mempersiapkan pelaksanaan OMC di Kalteng. (Foto: Istimewa)

Kalteng

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:05

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca