FESTIVAL Sungai Kayan Lestarikan Kearifan Lokal

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 21:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta di perahu tradisional pada pembukaan Festival Sungai Kayan 2025 di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (6/10/2025). (ANTARA/Susylo Asmalyah)

Para peserta di perahu tradisional pada pembukaan Festival Sungai Kayan 2025 di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (6/10/2025). (ANTARA/Susylo Asmalyah)

SuarIndonesia — Festival Sungai Kayan 2025 di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara selama 6-8 Oktober tahun ini menjadi wujud komitmen berbagai kalangan masyarakat setempat dalam melestarikan kearifan lokal, kata Bupati Bulungan Syarwani.

“W​​​ujud komitmen semua pihak, bagaimana upaya melestarikan dan mempertahankan kearifan lokal dari leluhur,” katanya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Senin (6/10/2025).

Sebanyak 3.500 pedayung mengikuti Festival Sungai Kayan 2025. Mereka berasal dari 74 desa dan tujuh kelurahan di 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan.

Sebanyak 120 perahu dengan kelas 20, 30, dan 50 orang turun pada festival rutin setiap tahun dalam rangkaian peringatan hari jadi kabupaten setempat itu. HUT Kabupaten Bulungan jatuh setiap 12 Oktober.

Ia mengemukakan tentang arti penting Sungai Kayan bagi masyarakat setempat, antara lain sebagai urat nadi perekonomian dan jantung kehidupan warga yang harus tetap dipertahankan dan dilestarikan demi masa depan generasi mendatang.

Lomba perahu tradisional dalam Festival Sungai Kayan sebagai salah satu kegiatan penting untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal tersebut.

“Termasuk kegiatan lomba perahu tradisional yang kita laksanakan pada tahun ini. Saya berharap kepada seluruh peserta untuk kita bersama-sama terus menjaga semangat persaudaraan, semangat gotong royong kita,” kata Syarwani, dilansir dari AntaraNews.

Ia mengingatkan peserta lomba perahu tradisional menjaga keselamatan dalam kegiatan itu dan menjaga semangat persatuan melalui festival tersebut.

Baca Juga :   GPM POLDA KALSEL Menjadikan Provinsi Peringkat Pertama Daya Ketahanan Pangan di Indonesia

Festival Sungai Kayan, katanya, menjadi alat pemersatu masyarakat Kabupaten Bulungan.

“Melalui Festival Sungai Kayan ini, kita jadikan sebagai alat pemersatu bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan,” katanya.

Selain itu, katanya, lomba perahu tradisional dan Festival Sungai Kayan sebagai simbol kekuatan masyarakat setempat untuk bersama-sama membangun kemajuan Kabupaten Bulungan.

Bupati Syarwani optimistis selama tiga hari festival tersebut membuat perputaran ekonomi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami peningkatan ketimbang hari-hari biasa karena banyak warga menyaksikan kegiatan-kegiatan di Sungai Kayan.

“Sehingga multiplier effect (efek pengganda) ekonominya juga bisa ada dalam kegiatan Festival Sungai Kayan 2025 yang kita laksanakan,” katanya.

Ia mengharapkan penyelenggaraan Festival Sungai Kayan pada masa mendatang semakin baik.

“Kita evaluasi dan mudah-mudahan ini kita bisa jadi didorong menjadi kalender resminya Kementerian Pariwisata,” kata dia. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TOKOH MASYARAKAT: “Lepas Krayan Jika Tak Mau Mikirin, Siapa Tahu Israel Mau”
SOAL JALAN: Warga Krayan Ancam Keluar NKRI
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:42

KPK: Bupati Lombok Barat LAZ dan Dua Orang jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:29

PENGUMUMAN Hasil Seleksi SPMB SNT 3 Agustus 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 21:08

KORUPSI Pembiayaan Batu Bara Rugikan Negara Rp38 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:19

SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi (kedua dari kanan) dan para komisioner Komisi Kejaksaan RI memantau langsung penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: HO-Komisi Kejaksaan RI)

Hukum

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Jul 2026 - 20:05


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers setelah upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:56

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca