SuarIndonesia — Pemerintah Jepang melalui Japan Self-Defense Forces (JSDF) memperkuat upaya Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan mengerahkan helikopter Chinook CH-47.
“Dukungan tersebut menjadi bagian dari misi kemanusiaan Jepang untuk membantu Indonesia menghadapi karhutla yang meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, khususnya Ketapang,” kata Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan di Lanud Supadio Pontianak, Rabu (23/9/2026).
Dia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang yang hampir dua pekan turut membantu operasi pemadaman bersama pemerintah Indonesia.
“Saya mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Jepang yang hampir dua minggu ini ikut berjibaku bersama Pemerintah Indonesia melakukan pemadaman karhutla di wilayah Kalbar,” tutur Budi dilansir dari Antara.
Menurut Budi, Ketapang menjadi prioritas penanganan karena wilayah tersebut mengalami kondisi tanpa hujan dalam waktu cukup lama yang memicu meluasnya titik api.
BNPB mengerahkan helikopter water bombing dan patroli udara untuk menjangkau lokasi kebakaran, sementara dukungan Chinook CH-47 dari JSDF memperkuat kemampuan operasi udara di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Perwakilan JSDF mengatakan pasukan Jepang merasa bangga dapat menjalankan misi kemanusiaan sekaligus bekerja bersama TNI dan Polri dalam menangani karhutla di Kalimantan Barat.
“Kami sangat bahagia bisa membantu dan bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia melakukan misi kemanusiaan dalam memadamkan karhutla di Ketapang dengan mengarahkan helikopter water bombing jenis Chinook CH-47,” katanya.
Budi mengatakan penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan operasi udara. BNPB bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga memperkuat Satgas Darat terpadu untuk mengendalikan kebakaran di tingkat tapak.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api kembali meluas di kawasan yang terdampak kekeringan dan memiliki medan sulit dijangkau.
Sebelum bertolak ke Ketapang, Budi Irawan bersama rombongan menggelar pertemuan dengan Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono dan perwakilan JSDF di Room VIP Lanud Supadio.
Usai pertemuan, rombongan BNPB kemudian menuju Ketapang melalui Dermaga Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, untuk meninjau langsung perkembangan penanganan karhutla. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















