KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, paparkan inovasi strategis penanganan kebakaran utan dan lahan (karhutla)  di hadapan Asisten Utama Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie beserta tim di Mapolda di Banjarbaru, Rabu (14/10/2026).

Dalam kunjungan itu Astamaops Kapolri didampingi  Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, SIK, MH, Karorenmin Stamaops Polri Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto, SIK, Koorspri Astamaops AKBP Dr. Supriyanto, SH, SIK, M.Si.

Kaur Prodok Astamaops AKP Gharasa Zahra Zahirah, S.Tr.K., SIK dan ADC Astamaops Briptu Julyanto Manurung, SH.

Turut hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakapolda Kalsel, Karo Ops Polda Kalsel, Dansat Brimob Polda Kalsel, Kapolres Banjarbaru, Danlanud Syamsudin Noor dan Kapolres Kapuas Polda Kalteng.

Menurut Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol. Nur Khamid, SH, SIK, MM, agenda kunjungan Astamaops Kapolri tersebut, Kapolda memaparkan berbagai langkah dan inovasi strategis yang dikembangkan  untuk mengoptimalkan penanganan karhutla

Kapolda Kalsel menjelaskan efektivitas pemanfaatan kombinasi teknologi terkini dan sarana taktis di lapangan.

Salah satu terobosan yang dipaparkan adalah penggunaan Kolam Bioflok berkapasitas 12.000 liter yang difungsikan sebagai cadangan sekaligus suplai air estafet di area-area rawan pemadaman.

Selain itu, Polda Kalsel juga mengandalkan cairan surfaktan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) “Pyrox” inovasi buatan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel,yang terbukti ampuh memadamkan kobaran api secara cepat sekaligus menekan suhu panas pada lahan gambut.

Baca Juga :   WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja

Untuk memadamkan titik api di kedalaman tanah, petugas mengoperasikan pipa suntik gambut khusus, serta didukung penggunaan drone thermal untuk memantau dan memetakan hotspot maupun firespot secara presisi dari udara.

Usai sesi pemaparan, Kapolda Kalsel mendampingi Astamaops Kapolri beserta rombongan untuk meninjau langsung gudang logistik penyimpanan alat mixer dan pasokan cairan surfaktan yang berada di area Mapolda Kalsel.

Kunjungan kerja berlanjut dengan peninjauan fasilitas Safety Driving Center (SDC) Polda Kalsel yang berlokasi di Km 21.Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di wilayah hukum Polda Kalsel, Astamaops Kapolri beserta tim melanjutkan perjalanan dinas menuju Polda Kalimantan Tengah. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades
LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi
AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:40

27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca