EVALUASI PPKM di Banjarmasin, Machli Ingin Leveling Hanya di Tingkat Kelurahan

- Penulis

Minggu, 15 Agustus 2021 - 21:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pelaksanaan PPKM Level IV jilid III yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mulai 10 hingga 23 Agustus 2021 akan dievaluasi, baik dalam segi jumlah kasus, maupun soal penerapan protokol kesehatannya

Evaluasi tersebut bakal dilakukan Pemko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin pada Senin (16/08/2021) besok.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi pada awak media melalui sambungan telepon, Minggu (15/08/2021) sore.

“Iya kami evaluasi, besok kita laksanakan di dinas saja, nanti kami sampaikan laporannya saja,” ungkapnya.

Di samping itu, ia mengklaim, bahwa tren kasus Covid-19 saat ini sudah terjadi penurunan. Namun sayangnya, Machli tidak merincikan penurunan kasus yang terjadi di Ibukota Kalimantan Selatan saat ini

“Ini baru selesai zoom dengan Kemenkes dan BNPB. Jadi sebenarnya mulai ada penurunan,” klaimnya.

Selain itu saat zoom ujar Machli, pihaknya sempat menyinggung validitas data antara big data Kemenkes yang diberi nama New All Record (NAR) dengan data milik Pemko Banjarmasin yang menurutnya memiliki perbedaan data.

 

 

EVALUASI PPKM di Banjarmasin, Machli Ingin Leveling Hanya di Tingkat Kelurahan (2)

 

 

Bukan tanpa alasan, apa yang disampaikan mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu dirasa merugikan status PPKM di Banjarmasin.

“Kalau Kota Banjarmasin mengikuti NAR, itu dirugikan. Karena NAR itu kan data Kalsel. Karena di sana Rumah Sakit Ulin dimasukkan, Ansari Saleh dimasukkan. Ini rumah sakit rujukan dari seluruh daerah kan? Dan tidak semuanya yang dirawat di sana warga Banjarmasin,” bebernya.

Baca Juga :   DISAMBUT Pimpinan DPRD Balangan Kunjungan Jajaran Polres

Tidak hanya itu, Jubir Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin tersebut juga ingin penentuan level sudah saatnya diserahkan ke masing-masing daerah.

“Kami ingin konsep leveling itu bukan pada tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota. Kita ingin leveling itu berdasarkan tingkat Kelurahan saja, bukan pusat gitu loh yang menentukan,” tukas Machli.

Disinggung mengenai bukanya mall atau pusat perbelanjaan modern seperti di Kota tetangga yakni Banjarbaru, Kadinkes mengaku pihaknya setuju saja dengan hal tersebut.

“Akan tetapi dengan peraturan dan persyaratan tertentu sesuai dengan walikota yang disampaikan. Intinya menunggu besok,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18