ENAM KOMODITAS Pertanian Senilai Ratusan Miliar yang Diekspor ke 9 Negara

- Penulis

Minggu, 15 Agustus 2021 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pejabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, Sabtu (14/8/2021), melepas ekspor komoditas pertanian daerah ini, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Ekspor dengan tujuan 9 negara, itu Senilai Rp868,82 miliar.

Pelepasan ekspor komoditas pertanian tersebut bagian kegiatan Merdeka Ekspor yang digelar serentak oleh

Kementerian Pertanian RI di 17 pintu di seluruh Indonesia dan dilepas secara daring oleh Presiden RI, Joko Widodo dari Istana Bogor.

Dikatakan Safrizal, satu indikator keberhasilan pembangunan pertanian adalah dengan meningkatnya nilai ekspor komoditas pertanian

Hingga akhir Juli 2021, Kinerja ekspor komoditas pertanian asal Kalimantan Selatan meningkat sebesar 106,22% dengan nilai mencapai Rp4,97 Triliun dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya senilai Rp2,41 Triliun.

Peningkatan ekspor ini tidak hanya dari nilai ekonominya saja, namun mencakup volume, frekuensi, negara tujuan, ragam
komoditas maupun jumlah eksportir,” ungkap Safrizal.

“Capaian prestasi ini tentu saja menjadi kado yang indah bagi Provinsi Kalimantan Selatan yang tengah merayakan hari jadinya yang ke-71.

Saya berharap capaian ini dapat memberikan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh kalangan masyarakat hingga ke petani, sehingga dapat menjadi pengungkit bagi pertumbuhan ekonomi dan mengangkat harkat martabat masyarakat khususnya petani di Kalimantan Selatan,” ujar Safrizal.

Baca Juga :   BELASAN KLUB Berlaga di Turnamen Gubernur Cup Road to Pangdam Cup XXII/TB

Sementara itu, secara teknis Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin Nur Hartanto, mengatakan bahwa komoditas pertanian yang diekspor pada kegiatan merdeka ekspor kali ini terdiri dari Karet Lempengan, Daun Gelinggang, RBD Palm Olein, CPO, Palm Kernel Expeller dan Kayu Olahan (Plywood) dengan 9 negara tujuan ekspor.

“Komoditas pertanian yang dilalulintaskan melalui Pelabuhan Laut Trisakti Banjarmasin ini terdiri dari 6 ragam jenis dengan total volume lebih dari 60 ribu ton dan 1.922 meter kubik menuju ke 9 negara tujuan ekspor yaitu India, China, Rusia, Vietnam, Korea Selatan, Brazil, Thailand, Philipina dan USA.

Keberhasilan ekspor komoditas pertanian yang dilakukan hari ini dapat menjadi bukti bahwa produk pertanian Indonesia khususnya Kalsel dapat bersaing,” pungkasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian
TIM DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 korban KMP Virgo Transport 8
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca