EKS Terpidana Teroris Asal Kalsel Ikrar Setia NKRI

- Penulis

Rabu, 20 September 2023 - 00:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah eks terpidana teroris (Napiter) merangkul anaknya saat menjemput kedatangannya di Bandara Syamsudin Noor Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (19/9/2023). (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Ayah eks terpidana teroris (Napiter) merangkul anaknya saat menjemput kedatangannya di Bandara Syamsudin Noor Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (19/9/2023). (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

SuarIndonesia — Seorang eks narapidana kasus terorisme (Napiter) asal Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial MHA berjanji ikrar setia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selama menjalani masa hukuman di lapas, saya banyak belajar untuk mencintai NKRI, saya juga dibina dengan berbagai pendidikan di pesantren hingga saya sukses melewati tahapan deradikalisasi,” ujar MHA melalui keterangan yang ditulis tangan melalui surat di Banjarmasin, Kalsel, Selasa (19/9/2023).

Diketahui, Tim Satgaswil Kalsel beserta jajaran lain menjemput mantan narapidana teroris MHA di Bandara Syamsudin Noor Kota Banjarbaru Kalsel pada Selasa sekitar pukul 11.00 Wita.

Eks terpidana terorisme (Napiter) asal Kalsel MHA menuliskan singkat kisahnya dalam secarik kertas selama menjalani masa hukuman dan pembinaan, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (19/9/2023). (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

MHA menuliskan kisah singkatnya melalui surat yang berisi selama menjalani masa hukuman di Lapas Kelas II B Cianjur, Jawa Barat.

Dalam surat tersebut, dia mengaku senang dan sangat bangga mendapatkan pembinaan yang baik, bahkan setiap hari mendapatkan ajaran agama di pondok pesantren.

Dia juga menyesali menyakini paham radikalisme yang pernah dianut karena sesungguhnya telah menyimpang dari ajaran Islam.

“Saya sering membaca buku selama menjalani masa hukuman di Lapas, hingga akhirnya saya merenung dan menyadari betapa kelirunya keyakinan saya selama ini,” tutur MHA.

Dia menginginkan kehidupannya berubah ke jalan yang benar untuk meninggalkan paham terorisme dan radikalisme, dan siap membantu pemerintah untuk mencegah idealisme tersebut menyebar.

“Rencana selanjutnya insya allah saya ingin berdagang dan setelah itu menikah, saya ingin komitmen untuk mencintai NKRI,” ujarnya.

Baca Juga :   BELA TIMNAS Indonesia, Kevin Diks, Noa, dan Estella Resmi WNI
Eks terpidana terorisme (Napiter) asal Kalsel MHA (kedua kiri) didampingi Ayah dan Ibunya bercerita singkat tentang kisahnya selama menjalani masa hukuman dan pembinaan, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (19/9/2023). (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Sementara itu, Kasubdit Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel AKBP Paryoto menuturkan pihaknya bakal memberdayakan MHA pada sejumlah kegiatan pemerintah daerah berupa keagamaan, kemanusiaan maupun aksi sosial lainnya.

“Saya ucapkan selamat datang di Kalimantan Selatan kepada MHA, jadikan pengalaman dan peristiwa ini menjadi pelajaran hidup yang berharga agar tidak lagi terpapar paham terorisme,” kata Paryoto, sebagaimana dikutip AntaraNews, Selasa (19/9/2023).

Paryoto menyatakan Polda Kalsel siap melakukan segala cara untuk pemulihan maksimal terhadap MHA yang dulunya terlibat propaganda media sosial terkait paham terorisme.

Sementara itu, Kasubdit Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel AKBP Paryoto menuturkan pihaknya bakal memberdayakan MHA pada sejumlah kegiatan pemerintah daerah berupa keagamaan, kemanusiaan maupun aksi sosial lainnya.

“Saya ucapkan selamat datang di Kalimantan Selatan kepada MHA, jadikan pengalaman dan peristiwa ini menjadi pelajaran hidup yang berharga agar tidak lagi terpapar paham terorisme,” kata Paryoto.

Paryoto menyatakan Polda Kalsel siap melakukan segala cara untuk pemulihan maksimal terhadap MHA yang dulunya terlibat propaganda media sosial terkait paham terorisme. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika
RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:54

RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat

Selasa, 7 April 2026 - 14:38

ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Rabu, 1 April 2026 - 20:40

MENAKER YASSIERLI: Meski WFH, Gaji Karyawan Swasta/BUMN-BUMD Wajib Penuh

Rabu, 1 April 2026 - 19:54

MENKEU PURBAYA: Sementara, Pertamina Tanggung Selisih BBM Nonsubsidi

Berita Terbaru

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

Warga Teheran menyambut pengumuman gencatan senjata antara pemerintah Iran dan Amerika Serikat, Rabu (8/4/2026). (Reuters)

Headline

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 Apr 2026 - 21:22

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca