SuarIndonesia — Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, melaksanakan kegiatan launching program Pasar Bebas Plastik Kota Banjarmasin, yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (25/11/2021).
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina didampingi Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup, H Mukhyar, M.Ap serta SKPD dan jajaran terkait.
Baca Juga :
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina memaparkan pihaknya menyambut baik atas kegiatan tersebut dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh komunitas, masyarakat, warga kota, khususnya kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.
“Banjarmasin memang pertama kali di Indonesia yang melarang penggunaan kantong plastik, sejak tanggal Perwali Nomor 18 tahun 2016, 1 Juni 2016,” paparnya.
H Ibnu Sina menjelaskan, Kota Banjarmasin memiliki 65 Pasar Tradisional atau Pasar Rakyat di 5 Kecamatan, di 52 Kelurahan. “Dan memiliki potensi sampah kantong plastik minimal rata-rata hampir 600 ton per bulan,” jelasnya.

Maka dari itu, ia menyampaikan dengan adanya program tersebut Banjarmasin bisa menuju pasar bebas kantong plastik.
Ia berharap bisa terus didukung oleh semua pihak. “Nah target utama kita di 2 pasar terlebih dahulu, yakni Pasar Pandu dan Pasar Pekauman,” ucapnya.
Lanjutnya, launching program Gerakan Diet Kantong Plastik itu terlebih dahulu diuji coba di 2 pasar, Pasar Pandu dan Pasar Pekauman dan pemberlakuannya dari tanggal 13 Desember 2021.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi upaya kita bersama dalam rangka pengurangan sampah-sampah plastik yang ada di Banjarmasin,” pungkasnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















