DUA HELIKOPTER Water Bombing Dikerahkan Tangani Karhutla Kotim

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara kebakaran hutan dan lahan di perbatasan Desa Soren-Camba Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (8/7/2026). (Foto: HO-BPBD Kotim)

Foto udara kebakaran hutan dan lahan di perbatasan Desa Soren-Camba Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (8/7/2026). (Foto: HO-BPBD Kotim)

SuarIndonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirim dua helikopter water bombing atau pengebom air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

“Saya sekarang ada di Eka Bahurui. Ada dua unit helikopter yang diterjunkan oleh BNPB dengan sasaran Desa Eka Bahurui dan perbatasan Desa Soren-Camba,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur Multazam di Sampit, Rabu (8/7/2026).

Multazam menjelaskan, permintaan pemadaman melalui udara menggunakan helikopter water bombing karena kebakaran lahan di daerah ini mulai terjadi secara sporadis. Sebagian lokasi bahkan sulit dijangkau melalui jalur darat dan jauh dari sumber air sehingga diperlukan pemadaman dari udara dengan pengeboman air.

Kebakaran di Desa Eka Bahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sudah terjadi selama lima hari. Hingga hari ini api belum padam dan terus meluas sehingga pemadaman melalui udara diharapkan dapat memadamkan kebakaran tersebut.

“Kebakaran di Eka Bahurui ini sudah masuk kategori membahayakan karena dekat dengan Sutet (saluran udara ekstra tinggi) listrik, makanya harus ditangani. Jangan sampai menimbulkan masalah baru,” tutur Multazam dilansir dari Antara.

Sementara itu, kebakaran di perbatasan Desa Soren-Camba Kecamatan Kota Besi juga dinilai berat karena berpotensi meluas. Kebakaran di lokasi ini diketahui pada Rabu siang dan langsung menjadi sasaran pemadaman menggunakan helikopter pengebom air.

Baca Juga :   SATGAS DARAT Kunci Kendalikan Karhutla

“Water bombing ini diharapkan bisa mengurangi perluasan area yang terbakar. Selanjutnya tentu diharapkan bisa memadamkan kebakaran,” harap Multazam.

Multazam bersama Tim Reaksi Cepat BPBD Kotawaringin Timur juga siaga di Desa Eka Bahurui. Selain memonitor pemadaman melalui udara oleh helikopter water bombing, pihaknya juga berupaya menjaga agar tidak muncul titik api baru di kawasan tersebut.

Belum diketahui berapa luas lahan yang terbakar di Desa Eka Bahurui dan perbatasan Desa Soren-Camba. Hingga berita ini dinaikkan, pemadaman menggunakan dua helikopter water bombing masih berlangsung.

Multazam mengimbau kepedulian masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi karhutla agar tidak semakin parah. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar lahan karena sangat rawan memicu kebakaran meluas dan tidak terkendali. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba
KARHUTLA KOTIM: Status Tanggap Darurat Diperpanjang Hingga 15 September
PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng
314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla
PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa
KUALITAS Udara Kota Palangka Raya “Berbahaya”
CEGAH Dampak Asap Karhutla, Kotim Hentikan Pembelajaran Tatap Muka

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca